Gowes bareng

Yuk, Bersepeda untuk Pelihara Alam Sekitar Kita

Kompas.com - 01/11/2010, 06:04 WIB

Kemacetan dan polusi seakan sudah menjadi sahabat hidup dalam keseharian bagi kita yang tinggal di kota besar seperti Jakarta. Dalam bayang-bayang hidup di perkotaan seperti itu, budaya bersepeda layak dibangkitkan dan digairahkan kembali agar bisa menjaga dan menyeimbangkan kondisi alam.

Setidaknya itulah tujuan utama kegiatan ”Bike Fest Kompas Gramedia”, Minggu (31/10) di Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, ”Sepeda untuk alam”.

Mentari pagi telah keluar dari peraduannya di ufuk timur. Sekitar 7.000 pesepeda sudah memenuhi kawasan Kantor Pemasaran BSD Serpong.

”Empat..., tiga..., dua..., satu..., ya,” teriak seorang pembawa acara.

Bersamaan dengan terdengarnya aba-aba itu, Direktur Bisnis PT Kompas Media Nusantara Abun Sanda dan Adi M Barnas yang mewakili PT Ultra Jaya, produsen Teh Kotak sebagai salah satu sponsor, mengangkat bendera sebagai tanda dimulainya kegiatan tersebut.

Waktu itu, jarum jam menunjukkan pukul 07.00. Ribuan pesepeda, mulai dari anak kecil, anak muda, hingga orangtua, gowes bersama. Santai sembari berolahraga di pagi hari menghirup segarnya udara alam BSD.

Rombongan yang dipimpin langsung Direktur Bisnis PT Kompas Media Nusantara ini mengelilingi sebagian kawasan, antara lain pusat perbelanjaan, pasar, pendidikan, taman, perhotelan, dan rumah sakit. Perjalanan dan petualangan sepanjang 18 kilometer dimulai.

Perjalanan dimulai dari kantor pemasaran, The Icon, Edu Town, Foresta, Green Cove, Giant, dan Ruko Tol Boulevard. Selanjutnya, pesepeda melintasi Ruko Versailles, Pasar Modern, Santa Ursula, Autoparts, Taman Kota, BSD Junction, dan Ocean Park. Pesepeda melanjutkan perjalanan melintasi Hotel Santika, Eka Hospital, Giant, Green Cove, dan kembali ke kantor pemasaran.

Keringat pun bercucuran dari kepala hingga seluruh tubuh. Selain memiliki keasyikan tersendiri yang tidak bisa digambarkan dengan kata-kata, bersepeda membuat badan sehat serta kemacetan dan polusi bisa dikurangi.

Acara itu dimeriahkan juga dengan trial competition, fixie trick contest, bazar sepeda, hip hop performance, dan dirt jump. Acara yang diselenggarakan dengan kerja sama sejumlah sponsor itu dimeriahkan dengan door prize total senilai Rp 250 juta.

Kurangi polusi

Abun Sanda mengatakan, kegiatan bersepeda ini setidaknya sebagai aksi nyata dan bentuk kepedulian Kompas Gramedia menghadapi ancaman polusi dan kemacetan di Jakarta, Tangerang Selatan, serta Kota dan Kabupaten Tangerang.

”Kegiatan fun bike seperti ini sering kami lakukan untuk menghidupkan kembali kegiatan bersepeda ke sekolah dan ke kantor,” kata Abun.

Budaya bersepeda harus dibangkitkan dan dihidupkan untuk menjaga alam perkotaan agar bisa menyelamatkan alam kota yang terkena polusi akibat gas buangan dari kendaraan bermotor.

Memang, bersepeda jelas kalah cepat bila dibandingkan dengan menggunakan sepeda motor atau mobil yang sehari-hari menjadi bagian hidup kita. Walau begitu, bersepeda tak bisa dilupakan.

Adi M Barnas dari pihak PT Ultra Jaya mengatakan, tujuan penyelenggaraan kegiatan ini agar masyarakat lebih peduli dengan alam. Apalagi, beberapa tahun belakangan ini, pemanasan global sudah terjadi hampir di seluruh belahan dunia. Paling tidak, dengan kegiatan seperti itu bisa memotivasi masyarakat untuk lebih sadar lingkungan, misalnya dengan hemat energi. Salah satunya dengan bersepeda.

Dalam kenyataannya, sejauh ini bersepeda masih sebatas kegiatan formalitas semata. Akan tetapi, Abun berharap, dengan kegiatan seperti ini, setidaknya bisa menarik perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Banten serta pemerintah kota dan kabupaten lainnya untuk lebih memerhatikan dan peduli bersepeda. Misalnya, dengan menyediakan jalur khusus bagi sepeda. Selain itu, menyediakan parkir untuk sepeda dan ruang mandi di setiap perkantoran. (PIN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau