Pilihan Karier Dipengaruhi Hormon

Kompas.com - 01/11/2010, 11:14 WIB

KOMPAS.com — Jika Anda menyukai tantangan berkarier dengan risiko tinggi, Anda termasuk perempuan yang memiliki level hormon testosteron tinggi. Penelitian menyebutkan, perempuan dengan level testosteron tinggi cenderung lebih berani mengambil karier berisiko tinggi. Termasuk juga lebih berani mengambil segala risiko yang dituntut dalam memperoleh karier tersebut.

Hormon ini berhubungan dengan sifat kompetitif dan dominan yang identik dimiliki para lelaki. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Catatan Akademi Sains Nasional, 36 persen perempuan memilih karier berisiko tinggi di bidang finansial, seperti bidang investasi atau perdagangan uang. Sementara, jumlah lelaki yang memilih pekerjaan berisiko sekitar 57 persen.

”Studi ini adalah yang pertama menunjukkan bahwa faktor biologis memengaruhi lelaki dan perempuan dalam mengambil risiko seputar keuangan. Perbedaan level testosteron antara setiap individu juga memengaruhi perilaku ekonomi dan pilihan karier seseorang,” kata Profesor Dario Maestripieri, salah satu pemimpin studi.

Menurut salah satu penulis studi, Profesor Luigi Zingales, penelitian juga  menunjukkan adanya implikasi signifikan dari level testosteron yang dimiliki seseorang. Bahwa, hormon ini memengaruhi seseorang untuk lebih berani dalam pengambilan risiko di pasar keuangan.

”Meski begitu, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengetahui seperti apa mekanisme efek testosteron terhadap kerja otak,” katanya.

Penelitian ini melibatkan 500 lelaki dan perempuan, yang merupakan mahasiswa jurusan bisnis bergelar MBA di Universitas Chicago. Para peneliti mengukur level testosteron responden ini dengan mengambil sampel air liur mereka.

Responden juga diberikan pertanyaan berseri seputar cara mendapatkan uang. Seperti pilihan cara yang lebih aman tetapi sedikit menghasilkan uang, atau cara berisiko seperti lotre tetapi menjanjikan uang dengan nilai lebih tinggi. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau