Bencana tsunami

Jumlah Korban di Mentawai "Turun"

Kompas.com - 01/11/2010, 12:22 WIB

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Harismanto

PADANG, KOMPAS.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat (Sumbar) merevisi jumlah korban gempa dan tsunami di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Senin (1/11/2010) siang. Jika sebelumnya jumlah korban tewas mencapai 450 orang, direvisi menjadi 431 orang. Revisi juga terjadi pada jumlah korban hilang menjadi 88 orang.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar Ade Edward menyebutkan, revisi jumlah korban itu berdasarkan hasil Rapat Koordinasi dan Validasi dari BPBD, Muspida, Muspika, Dinkes, RAPI, SAR, TNI, Polri, dan semua tim yang turun ke lapangan mengenai data dari Sipora Selatan yang sebelumnya belum bisa dimasuki. "Maka pada tadi malam, berdasarkan laporan dari berbagai pihak terkait, diputuskan adanya perubahan data," kata Ade.

Hal senada dikatakan staf BPBD Mentawai, Gabriel. Menurutnya, perubahan data itu dilakukan karena ada kesalahan saat meng-input data korban hilang ke kolom korban tewas sehingga jumlah korban tewas bertambah. "Itu ketahuan setelah 4-5 hari pencarian oleh tim dan keluarganya, ternyata orang itu masih hidup. Sehingga, data korban tewas dan hilang kita revisi lagi," ungkap Gabriel.

Berdasarkan data terbaru BPBD Sumbar itu, korban tewas terbanyak di Kecamatan Pagai Utara sebanyak 237 orang, Pagai Selatan 162 orang, Sipora Selatan 23 orang, dan Sikakap sembilan orang. Jumlah korban luka berat tetap sebanyak 271 orang dan luka ringan 142 orang. Rumah warga yang rusak berat sebanyak 517 unit dan rusak ringan 204 unit. Rumah ibadah tujuh unit, sekolah enam unit, rumah dinas enam unit, jembatan tujuh unit, resor dua unit, serta satu unit kapal terbakar.

"Saat ini, sebanyak 14.983 orang masih mengungsi yang tersebar di Pagai Selatan sebanyak 8.394 orang, Pagai Utara 2.793 orang, Sipora Selatan 2.032 orang, dan Sikakap 1.764 orang," kata Ade Edward, yang juga Manajer Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdal Ops PB) Sumatera Barat (Sumbar).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau