Perilaku

Soal Masturbasi, Manusia Paling Cerdas

Kompas.com - 02/11/2010, 20:28 WIB

KOMPAS.com — Sampai saat ini, banyak peneliti masih bingung dan berusaha mencari jawaban ilmiah tentang kebiasaan masturbasi. Pertanyaannya, dalam strategi untuk bertahan hidup, apakah ada alasan ilmiah sehingga makhluk hidup termasuk manusia harus mempertahankan kebiasaan bermasturbasi?

Fakta menunjukkan bahwa perilaku bermasturbasi tidak hanya dilakukan manusia. Banyak hewan juga melakukannya dengan perilaku yang berbeda-beda. Nah, bagaimana perilaku masturbasi itu, yuk diintip.

1. Gajah Gajah melakukan masturbasi dengan cara menggosokkan alat kelaminnya ke batu. Keras memang, tapi itu mungkin bukan masalah bagi gajah.

2. Landak Menjelang masa birahi, landak biasanya menggosok-gosok alat kelaminnya dengan makanan, air, atau barang-barang lain yang ditemukannya.

3. Tupai Tupai jantan bisa melakukan masturbasi hingga ejakulasi, kemudian mengonsumsi hasil ejakulasinya sebagai "genital grooming" alias perawatan alat kelamin. Sperma hasil ejakulasi akan mempertahankan kelembaban alat kelamin.

4. Kura-kura Kura-kura bermasturbasi dengan cara menggosok-gosokkan penisnya ke tembok, batu, atau permukaan lain.

5. "Walrus" atau gajah laut Mungkin gajah laut yang paling unik. Mereka biasa menggunakan siripnya untuk bermasturbasi atau mulutnya untuk melakukan self fellatio alias oral seks mandiri.

6. Burung Burung betina melakukan masturbasi dengan membengkokkan sayap bagian belakangnya sehingga bisa menyentuh kloaka, saluran reproduksi mereka. Kemudian, burung betina akan menggosok-gosok bagian itu.

7. Kuda Kuda jantan melakukan masturbasi dengan menggosok-gosokkan penisnya ke bagian bawah perutnya. Sementara itu, kuda betina melakukan masturbasi dengan menggosokkan alat kelaminnya ke obyek lain.

8. Anjing Anjing gemar bermasturbasi dengan menggosokkan alat kelaminnya ke obyek lain, termasuk manusia. Mereka juga suka menjilati dirinya.

9. Manusia Manusia sangat goal oriented dalam hal bermasturbasi. Menurut mereka, masturbasi harus selalu diikuti dengan orgasme dan ejakulasi. Karena goal oriented-nya dan berbagai macam cara yang mereka miliki, manusia dikatakan paling cerdas dalam bermasturbasi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau