Pinkan Mambo Suka yang Lebih Cepat

Kompas.com - 03/11/2010, 19:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Suatu kebanggaan bagi vokalis Pinkan Mambo untuk menyanyikan kembali lagu "Kau Tercipta Untukku", karya pencipta lagu Rinto Harahap.

Oleh gitaris Tohpati, lagu yang pernah dipopulerkan penyanyi yang pernah kondang, Betharia Sonata, itu diaransemen dalam musik masa kini tanpa meninggalkan jiwa lagu tersebut. "Waktu dengar, pas awal-awal, lagu itu slow, temponya pelan banget. Kemudian, Tohpati kasih aransemen baru. Lagunya jadi cepat, lucu banget beat-nya," kata Pinkan dalam acara peluncuran album The Masterpiece of Rinto Harahap with Tohpati di Singosari Ballroom, Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Rabu (3/11/2010). 

Pinkan mengaku lebih menyukai "Kau Tercipta Untukku" dengan aransemen bikinan Tohpati, yang temponya lebih cepat. "Beat-nya itu this is me, aku banget, aku jadi tambah senang lagi sama lagu ini," ujar Pinkan. 

Lagu tersebut diklaim oleh pihak perusahaan rekaman yang memproduksi dan mengedarkan album The Masterpiece of Rinto Harahap with Tohpati tembus peringkat pertama Top RBT versi salah satu provider. "Aku enggak pernah menyangka kalau ini menjadi nomor satu selama sekian bulan untuk RBT di salah satu provider dan baru tahu hari ini. Aku bersyukur, enggak pernah menyangka bisa mewarnai musik Indonesia," ucapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau