Korban Tewas Salah Satu Tokoh Al Qaeda

Kompas.com - 04/11/2010, 07:07 WIB

GAZA, KOMPAS.com - Militer Israel akhirnya mengaku telah menembak sebuah mobil di dekat markas kepolisian Kota Gaza, Rabu (3/11/2010) yang menewaskan satu orang. Israel menyebut korban sebagai seorang gerilyawan senior Al Qaeda yang terlibat dalam serangan ke sasaran milik AS dan Israel.

Mohammad Jamil al-Nemnem (27), korban tewas, disebut sebagai salah seorang komandan Tentara Islam, kelompok yang mendukung ideologi seperti Al Qaida. Beberapa jam setelah ledakan itu, seorang jurubicara militer mengkonfirmasi Nemnem telah ditargetkan dalam operasi bersama oleh militer dan dinas keamanan dalam negeri Israel Shin Bet. Israel menuduh bahwa Nemnem telah terlibat dalam sejumlah serangan, salah satunya ditujukan pada warga Israel dan AS di semenanjung Sinai, Mesir.

"Ia terlibat dalam beberapa serangan terhadap sasaran Israel pada beberapa tahun terakhir terhadap sasaran AS dan Israel di Sinai berkoordinasi dengan elemen-elemen di Jalur Gaza," kata jubir militer Israel.

Tentara Islam adalah salah satu kelompok yang lebih keras di Gaza dan mengambil bagian dalam penangkapan tentara Israel Gilad Shalit pada Juni 2006, bersama dengan Hamas dan kelompok garis keras kecil lainnya, Komite Perlawanan Rakyat. Hamas mengatakan mereka telah memutuskan hubungan dengan Tentara Islam setelah kelompok itu menangkap wartawan BBC Mei 2007. Hamas menjamin pembebasan wartawan BBC itu hampir empat bulan kemudian setelah mereka merebut kekuasaan di Gaza.

Hamas kadang-kadang bentrok dengan Tentara Islam dan kelompok garis keras lainnya. Pada Agustus 2009, polisi Hamas menyerang sebuah masjid di Gaza, menewaskan seorang sheikh radikal dan 23 pengikutnya setelah ia mengumumkan keemiran Islam di wilayah miskin itu dan para pengikutnya mengacung-acungkan senjata di depan umum.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau