Letusan merapi

UII Diliburkan Seminggu

Kompas.com - 05/11/2010, 12:38 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Kegiatan akademik Universitas Islam Indonesia, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, diliburkan selama sepekan, menyusul semakin meningkatnya aktivitas Gunung Merapi. Sesuai dengan kalender akademik UII, libur mengantisipasi bencana Gunung Merapi selama sepekan itu juga dilanjutkan dengan libur Idul Adha selama tiga hari pada 15-17 November 2010.

Demikian diumumkan Rektor UII Edy Suandi Hamid di Yogyakarta, Jumat (5/11/2010). Menurut dia, kegiatan akademik UII mulai aktif kembali pada 18 November 2010.

"Keputusan itu merupakan hasil dari rapat pimpinan Universitas Islam Indonesia (UII). Rapat memutuskan meliburkan kegiatan akademik mulai hari ini hingga 12 November 2010," kata Edy.

"Kesepakatan meliburkan kegiatan akademik UII diambil setelah mempertimbangkan beberapa masukan dari berbagai pihak. Selain itu, faktor di lapangan juga menjadi pertimbangan untuk meliburkan kegiatan akademik UII," paparnya.

Ia mengemukakan, ada tiga hal yang mendasari keputusan itu, yakni sebagai wujud empati, menghindari dampak psikologis, dan menjaga civitas akademika dari dampak abu vulkanik yang berbahaya bagi kesehatan.

"Kami terus berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait dengan aktivitas Gunung Merapi sehingga keputusan meliburkan aktivitas akademik itu yang kami ambil," tuturnya.

Ia mengharapkan, para pimpinan UII, baik di tingkat pusat maupun fakultas, terus berkoordinasi untuk merespons perkembangan Gunung Merapi dan mempersiapkan administrasi ketika kembali aktif. Kegiatan yang bersifat administratif tetap berjalan sebagaimana biasanya. Namun, kantor administrasi, khususnya untuk fakultas-fakultas yang berada di kampus terpadu UII, dipindah ke kampus di Jalan Cik Di Tiro, Yogyakarta.

"Semua kantor administrasi hari ini akan selesai ditata, dan rencananya mulai besok (Sabtu, 6 November 2010) akan mulai beroperasi," katanya.

Adapun letak kampus terpadu UII di Jalan Kaliurang Km 14,5, Sleman, hanya sekitar 20 kilometer dari puncak Merapi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau