Penumpang Tujuan LN Tunggu Kepastian

Kompas.com - 06/11/2010, 18:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Letusan gunung Merapi yang menyemburkan abu vulkanik membuat sejumlah penerbangan internasional pada Sabtu (6/11/2010) dibatalkan. Penumpang tujuan internasional pun masih menunggu kepastian.

Informasi yang diterima Kompas.com dari seorang penumpang pesawat maskapai penerbangan Etihad tujuan Jakarta-Abu Dhabi, Fransisca R Ninik, keberangkatannya malam ini ke London lewat Abu Dhabi dibatalkan.

Ia mengetahui informasi ini dari pihak travel agen yang menangani keberangkatannya. "Katanya karena tidak ada pesawat yang mendarat di Jakarta, mungkin karena abu merapi berisiko terhadap pesawat," kata Fransisca, Sabtu.

Menurut penuturan Fransisca yang diberitahu pihak travel agen, penerbangan dari Indonesia ke luar negeri paling akhir adalah Maskapai Singapore Airlines yang terbang pada pukul 18.00 WIB. Sementara, pesawat dari luar negeri yang mendarat di Bandara Soekarno Hatta paling akhir pukul 13.00 WIB.

Fransisca sendiri belum tahu pasti jadwal keberangkatan pengganti ke luar negeri, namun yang pasti penerbangan masuk atau keluar bandara Soekarno Hatta dibatalkan.

"Saya masih menunggu kabar, yang jelas tidak berangkat malam ini. Saya masih tunggu info dari agen," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau