Sao Paulo, Sabtu -
Harapan agar balapan GP Brasil diguyur hujan disampaikan pebalap Ferrari, Fernando Alonso. ”Hujan memberi keuntungan kepada kami,” tegas Alonso, pemuncak klasemen, Sabtu (6/11), menjelang kualifikasi GP Brasil di Sirkuit Interlagos.
Mengantongi 231 poin, Alonso unggul 11 angka dari pebalap Red Bull, Mark Webber, yang berada di urutan kedua. Pebalap McLaren, Lewis Hamilton, menempati posisi ketiga dengan koleksi poin lebih sedikit 21 angka ketimbang Alonso. Sebastian Vettel (Red Bull) menempati posisi keempat, sedangkan pebalap McLaren, Jenson Button, menghuni urutan kelima. Menjelang dua seri terakhir musim ini, kelima pebalap itu secara matematis sama-sama berpeluang menjadi juara dunia.
Peluang terbesar dimiliki Alonso. Ia akan mengunci gelar juara dunia pada akhir lomba di Interlagos, hari ini, jika finis pertama, sementara Webber maksimal hanya finis kelima. Meski finis kedua, Alonso akan tetap menjadi juara dunia kalau Webber maksimal finis kedelapan, sedangkan Hamilton atau Vettel tidak meraih kemenangan.
Bahkan, kalaupun finis ketiga, Alonso tetap berpeluang menjadi juara dunia. Syaratnya, Webber maksimal finis ke-10, sementara Hamilton tidak finis lebih baik dari urutan kelima serta Vettel finis di luar tiga besar.
Harapan agar balapan berlangsung diguyur hujan juga disampaikan Button. ”Saya rasa kekuatan mereka (Red Bull) di atas trek yang basah tidak seperti kekuatan mereka di trek kering,” ujar Button, juara bertahan.
Kinerja apik mobil Red Bull saat trek kering terlihat dalam latihan. Vettel dan Webber menempati posisi pertama dan kedua dalam dua sesi latihan, Jumat silam.
Namun, pada sesi latihan ketiga, Sabtu pagi, yang berlangsung dengan trek basah, posisi puncak diambil alih Robert Kubica dari Renault.