Tetralogi sisi lain sby

Obama Datang, "Pak Beye" Mundur

Kompas.com - 08/11/2010, 12:07 WIB

KOMPAS.com Karena kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia, Penerbit Buku Kompas memutuskan untuk menunda peluncuran buku ketiga seri Tetralogi Sisi Lain SBY yang berjudul Pak Beye dan Kerabatnya, Selasa (9/11/2010).

Menurut Patris dari Penerbit Buku Kompas (PBK), buku itu semula akan diluncurkan di Toko Buku Grand Indonesia. "Tapi karena Obama mau datang, kami putuskan mundur ke akhir bulan," katanya, Sabtu lalu. 

Menurut Patris, pengunduran dilakukan agar momen peluncuran buku yang isinya diprediksi akan "lebih panas" dari dua seri sebelumnya ini tidak tertutup momen kedatangan Obama yang memang sudah lama ditunggu-tunggu publik Indonesia. "Kalau berbarengan, nanti orang konsentrasinya hanya ke Obama," lanjut Patris.

Meski peluncurannya diundur, buku yang dicetak sebanyak 20.000 eksemplar ini tetap akan sudah bisa dibeli di toko-toko buku mulai Selasa besok. Tidak hanya di Toko Buku Gramedia, buku ini juga bisa didapatkan di toko-toko buku lain.

Harga jual buku ini, menurut Patris, sedikit lebih mahal dari buku seri pertama, Pak Beye dan Istananya, yang saat ini dibanderol seharga Rp 48.000. "Harganya selisih Rp 1.000. Tapi beberapa foto di dalam buku ini dicetak berwarna dan bukunya pun lebih tebal dari seri pertama," paparnya.

Pak Beye dan Kerabatnya adalah buku ketiga dari serial Tetralogi Sisi Lain SBY karya wartawan Kompas, Wisnu Nugroho (INU), yang dikumpulkan dari tulisan-tulisannya di blog Kompasiana. Buku sebelumnya adalah Pak Beye dan Istananya serta Pak Beye dan Politiknya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau