JAKARTA, KOMPAS.com — Mulai Selasa (9/11/2010) hingga Rabu (10/11/2010) aktivitas di Taman Makam Pahlawan Kalibata akan disterilkan dari aktivitas warga. Para peziarah dan pedagang kaki lima yang biasa berdagang di depan TMP pun akan dilarang mendekati areal pemakaman.
Kepala Seksi Pengelola TMP Kalibata, Bahder Husni, mengatakan hal itu, Senin (8/11/2010), di kantornya, TMP Kalibata, Jakarta.
"Mulai besok sudah ditutup sampai tanggal 10 (November). Pengunjung sudah tidak bisa ziarah lagi," ujar Husni kepada Kompas.com.
Selain peziarah, pedagang kaki lima yang biasa berdagang di depan TMP pun tak luput dari sterilisasi. "Sterilisasi ini untuk mempersiapkan acara besoknya, jadi seluruh pengamanan sudah mulai diperketat," ujar Husni.
Hari ini TMP Kalibata tampak sepi dari para peziarah, hanya ada satu sampai tiga keluarga yang siang ini tampak datang mengunjungi makam. Aktivitas lebih terlihat pada bagian luar dan dalam makam, yakni para petugas yang tengah mengecat gapura depan serta lantai di sekitar tugu, tempat upacara akan diberlangsungkan.
Terkait dengan peringatan Hari Pahlawan, Husni menjelaskan bahwa pada saat upacara penghormatan berlangsung, mobil-mobil akan dihentikan dan diminta menyalakan lampu untuk mengheningkan cipta selama 30 detik.
"Ya, kami meminta masyarakat untuk sama-sama memberikan penghormatan kepada para pahlawan dengan mengheningkan cipta pada pukul 08.15 WIB," ujar Husni.
Adapun pada hari H-nya, upacara peringatan Hari Pahlawan akan dimulai pada pukul 08.00 WIB. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono, menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, serta para petinggi negara akan hadir dalam upacara penghormatan yang akan berlangsung selama dua jam tersebut.
Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan hadir seusai upacara sekitar pukul 10.30 WIB untuk meletakkan karangan bunga.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang