Kedatangan obama

UI Tidak Wajibkan Karyawan Masuk

Kompas.com - 08/11/2010, 21:07 WIB

DEPOK, KOMPAS.com — Menjelang rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Universitas Indonesia (UI) tidak mewajibkan karyawannya masuk kerja mulai Senin (8/11/2010) sampai Rabu (10/11/2010).

Informasi ini dikeluarkan oleh Direktur Pembinaan Sumber Daya Manusia UI Ir Heru Soeryantono melalui Surat Keputusan Nomor 2096 Tahun 2010 tentang Tidak Berkewajiban Melakukan Presensi Kehadiran Kerja.

Namun, aktivitas perkantoran di UI terus berjalan seperti biasa. Sebagian karyawan tetap memilih masuk meski ada surat edaran tersebut.

"Tadi kami kuliah hanya separuh jalan, selanjutnya dosen meninggalkan ruangan karena ikut dalam panitia penyambutan (kedatangan Presiden Obama). Besok pihak jurusan memastikan tidak ada kuliah," kata Edi Haryadi (40), mahasiswa Program Pascasarjana, Jurusan Bahasa Jepang, UI, Senin di Depok, Jawa Barat.

Secara resmi UI memang belum terbuka mengumumkan mahasiswa libur mengikuti kegiatan kuliah. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Sekretariat Pimpinan UI, Devie Rahmawati.

"Kami akan memberi pengumuman jika semuanya sudah pasti. Kami bisa meminta dosen dan seluruh mahasiswa untuk memperhatikan informasi berikutnya," kata Devie.

Ketika ditanya, apakah UI akan tetap menggelar kegiatan kuliah jika Presiden Amerika Serikat Barack Obama datang ke kampus ini. Devie menjawab, "Jika boleh berandai-andai, jika benar-benar datang, demi alasan keamanan semua kegiatan kampus libur," katanya.

Hari-hari ini, di area Kampus UI memang terlihat lebih sibuk dari biasanya. Banyak aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian RI berjaga-jaga di area kampus.

Hampir semua pintu masuk terdapat petugas kepolisian dan TNI. Tidak hanya itu, peralatan tempur pun sudah siaga di dalam ataupun di luar area kampus.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau