Narkoba Rp 50 Miliar Dimusnahkan

Kompas.com - 10/11/2010, 18:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktorat Narkoba Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya memusnahkan barang bukti narkoba senilai Rp 50 miliar dari hasil pengungkapkan kasus peredaran narkoba.

"Narkoba yang dimusnahkan diperkirakan bernilai total Rp 50 miliar, dari hasil tiga kasus penangkapan peredaran narkoba," kata Kepala Satuan Psikotropika Ditnarkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Hendra Joni, Rabu (10/11/2010) di Jakarta.

Hendra mengatakan, barang bukti narkoba itu terdiri dari 1,1 kilogram sabu, 209 butir ekstasi, dan 12 jeriken bahan pembuat sabu (prekusor). Barang bukti narkoba itu merupakan pengungkapan tiga kasus pada bulan Agustus hingga November 2010. "Terdapat lima laporan polisi dengan tujuh tersangka pengedar narkoba," ujar Hendra.

Petugas Ditnarkoba memusnahkan sabu dengan cara konvensional, yaitu disiram air basah, kemudian dibuang ke saluran pembuangan air (got). Adapun ekstasi dihancurkan menggunakan blender.

Sementara itu, Kepala Unit (Kanit) III Ditnarkoba Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Rudi Setiawan menyatakan, salah satu barang bukti yang dimusnahkan adalah barang hasil penyelundupan dengan modus dimasukkan ke alat vital.

Sebelumnya, polisi menangkap seorang wanita asal Malaysia berinisial NRU di Hotel Acacia, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (4/10/2010). Petugas menyita barang bukti berupa 400 gram sabu terbalut kondom yang dimasukkan ke alat vital.

Turut menjadi barang bukti, uang tunai Rp 230.000, 25 ringgit Malaysia, satu lembar bukti menempati kamar Hotel Acacia, dan satu tiket elektronik pesawat AirAsia tujuan Kuala Lumpur-Denpasar atas nama NRU. Tersangka juga menyimpan sabu di dalam pembalut yang digunakan di balik celananya.

NRU mengaku kepada penyidik, bahwa ia mendapatkan pasokan sabu dari seorang warga Nigeria di Malaysia berinisial RJ. Warga itu masih masuk dalam daftar pencarian orang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau