Gunung Api Purba Tidak Keluarkan Asap

Kompas.com - 11/11/2010, 12:03 WIB

GUNUNG KIDUL, KOMPAS.com - Gunung api purba Nglanggeran di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tidak mengeluarkan asap akibat aktivitas vulkanik. Masyarakat di sekitarnya tetap beraktivitas seperti biasa.
     
"Gunung api purba Nglanggeran tidak mengeluarkan asap, hanya diselimuti kabut pada pagi hari dan embun yang menguap ketika terkena matahari," kata Ketua Pengelola Kawasan Ekokarst Gunung Api Purba Nglanggeran Sugeng Handoko di puncak gunung itu, Kamis (11/11/2010).
     
Ia berada di puncak gunung itu untuk memastikan kebenaran pemberitaan sebuah media online bahwa Gunung Api Purba Nglanggeran mengeluarkan asap dan suara gemuruh serta getaran.
     
Ia mengatakan, suara gemuruh dan getaran yang sempat dirasakan sejumlah warga di sekitar Gunung Api Purba Nglanggeran dimungkinkan bersumber dari aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Jawa Tengah.
     
"Masyarakat di sekitar Gunung Api Purba Nglanggeran selama ini beraktivitas seperti biasa, tidak ada kepanikan," katanya.
     
Salah satu warga sekitar Gunung Api Purba Ngalenggeran, Gunawan, mengatakan pemberitaan di media terkait aktivitas gunung nglanggeran tersebut berlebihan.  "Kami minta media jangan melebih-lebihkan karena dapat memancing keresahan masyarakat," katanya.
     
Sementara itu, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana (PB) Kantor Kebangpolinmas dan PB Gunung Kidul Sumaryadi mengatakan sudah mengetahui kabar yang menyebutkan ada aktivitas Gunung Api Purba Nglanggeran.
     
"Kami sudah mendapat informasi tersebut, bahkan katanya ada anggota Komisi B DPRD Gunung Kidul yang sudah mengecek ke lokasi, namun kami masih belum dapat memastikan kebenaran isu tersebut, karena personel yang diterjunkan belum memberikan laporan," katanya ketika dihubungi melalui telepon.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau