George Bush, Kanye West, dan Hukum Karma

Kompas.com - 12/11/2010, 05:55 WIB

Mantan Presiden AS George W.Bush mengatakan "Aku tak membenci Kanye West" sehari setelah rapper kulit hitam itu menyesal menyebut Bush seorang yang rasis.

Seperti dilaporkan The Hollywood Reporter, "sambutan" dari George W.Bush itu menyusul Kanye West yang mengatakan ia seharusnya tak menyebut Bush rasis beberapa waktu lalu saat penggalangan dana bantuan untuk korban badai Katrina. Sebutan rasis saat itu dikatakan West saat siaran langsung.

West, dalam wawancara dengan Matt Lauer untuk acara "Today's" pada hari Selasa, mengatakan  dirinya menyesali ucapan tersebut. Bush belum lama ini mengatakan ucapan West merupakan salah satu saat paling buruk dalam kepemimpinannya sebagai presiden.

"Saat dalam keadaan putus asa, saya ingin beritahu George Bush, saya tak punya dasar menyebutnya seorang rasis," ujar West seperti dalam acara Today's seperti dikutip oleh the Huffington Post.

"Saya percaya bahwa dalam situasi emosi yang tinggi seperti itu,  kita sebagai manusia kadang memilih kata-kata yang tak benar."

Ucapan West seolah mempertegas komentarnya dalam wawancara radio pekan lalu yang mengatakan "dapat memahami" perasaan Bush yang  dicap sebagai seorang rasis.

West mengatakan ia menghadapi kritikan yang sama setelah menginterupsi pidato Taylor Swift dalam ajang MTV Video Music Awards tahun lalu.

Bush bereaksi terhadap permintaan maaf dari West dan mengatakan ia menghargainya. "Saya bukan pembenci," ucap Bush yang mendapat giliran di acara Todays pada hari Rabu.

"Saya tak membenci Kanye West. Ini mengenai suasana saat orang dengan mudah mengatakan hal yang menyakitkan. Tak seorang pun ingin disebut rasis jika di hatinya  semua ras setara."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau