Pelayan Kafe Ini Gadis di Bawah Umur

Kompas.com - 12/11/2010, 19:05 WIB

SINGARAJA, KOMPAS.com — Tim Polres Buleleng menemukan dua kafe di Kecamatan Seririt yang mempekerjakan anak-anak, menjual minuman tanpa cukai, dan tidak memiliki izin oprasional.

"Kafe Raja 2, di Desa Karangsari, bermasalah karena beroperasi tanpa izin keramaian serta usaha yang menjadi kelengkapan operasional," ujar Kabag Operasional Polres Buleleng Kompol IB Wedanajati, Jumat (12/11/2010).

Tempat hiburan malam milik Nyoman Arsana, warga Dusun Taman, Desa Sulanyah, tersebut juga mempekerjakan beberapa pelayan wanita yang masih tergolong anak-anak.

Hal tersebut diketahui setelah beberapa anggota kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap dua pelayannya tetapi gagal karena keduanya melarikan diri.

Di tempat berbeda, polisi yang melakukan pemeriksaan di Kafe Nibbana di sebelah timur kantor Camat Seririt. Polisi menemukan beberapa botol Bir Bintang yang tidak dilengkapi dengan pita cukai.

Menurut Wedanajati, kecurigaan tersebut berawal ketika pihaknya melihat beberapa minuman di atas meja pelanggan yang, setelah diperiksa, tidak memiliki pita cukai.

Wedanajati yang didampingi Kanit I (Buser) Polres Buleleng Iptu Ketut Adnyana Tunggal Jaya langsung meminta petugas bar untuk mengeluarkan beberapa botol jenis bir yang belum dibuka dan izin penjualan tersebut.

"Izinnya sudah mati tahun 2009 dan pita cukainya juga tidak ada. Ada dua botol yang kami amankan sebagai contoh dan pemiliknya akan dipanggil terkait perizinan tersebut," papar Wedanajati.

Dikatakan, minuman tersebut dipasok dari PT Bintang Bali Indah yang beralamat di Jalan Cokroaminoto No 259 Denpasar dan ada surat keterangan penjualan minuman tanpa cukai dari perusahaan tersebut masanya sudah tidak berlaku sejak 2009.

Razia yang dilakukan Polres Buleleng di empat kafe seputaran Kecamatan Seririt itu untuk menekan tindak kriminalitas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau