Anto Hoed Terbebani Jabatan Dewan Juri

Kompas.com - 12/11/2010, 22:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Musisi Anto Hoed didaulat menjadi bagian dari anggota Dewan Juri Festival Film Indonesia (FFI) 2010. Baginya, ini pekerjaan yang berat, tetapi juga menyenangkan.

"Bebannya memang berat, tapi aku senang dan bangga karena ini akan jadi standar buat perfilman Indonesia," kata Anto, saat ditemui di Gedung Film Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Jumat (12/11/2010).

Saat didapuk untuk ikut ambil bagian sebagai dewan juri, Anto langsung menyanggupinya. Dia merasa penunjukannya itu merupakan kehormatan dan pengakuannya sebagai seorang musisi. "Ini suatu hal yang saya hargai karena mereka menghargai saya. Sehingga saya tidak bisa menolak karena saya yakin mereka sudah punya alasan-alasan kenapa mereka memilih saya untuk duduk di dewan juri. Jadi kurang sopan rasanya kalau saya menolak," lanjutnya.

Di ajang FFI 2010 ini, Tim Komite Seleksi yang diketuai Viva Westi dan beranggotakan Abduh Azis, German G Mitapraja, Totot Indarto, dan Dedi Setiadi, telah memilih delapan film yang dinyatakan lolos seleksi untuk kemudian dilakukan penilaian oleh anggota dewan juri.

Nah, di sinilah suami penyanyi dan pencipta lagu Melly Goeslaw itu akan ikut berperan menentukan film yang mana yang layak mendapatkan Piala Citra. 

Delapan film yang lolos seleksi itu, yakni 3 Hati, 2 Dunia, 1 Cinta; Alangkah Lucunya Negeri Ini; Minggu Pagi di Victoria; Hari untuk Amanda; 7 Hati 7 Cinta 7 Wanita; Cinta 2 Hati - Dilema; I Know What You Did on Facebook; dan Heartbreak.com.

Anto mengaku belum menonton film yang masuk nominasi tersebut. "Kita juga baru tahu nominasinya hari ini," kata Anto. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau