SLEMAN, KOMPAS.com — Tim SAR pada hari Sabtu (13/11/2010) menemukan tiga jenazah korban letusan Gunung Merapi di Dusun Guling Gadingan, Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Tiga jenazah korban letusan Merapi yang terjadi pada Jumat (5/11/2010) dini hari itu ditemukan dalam kondisi tinggal tulang belulang karena tertimbun material vulkanik yang tebal dan panas.
Dengan kondisi jenazah yang sudah tidak utuh lagi itu, petugas mengalami kesulitan untuk mengidentifikasi.
Mayat ditemukan di kamar tidur sebuah rumah yang sudah roboh. Penemuan jenazah ini berdasarkan hasil laporan dari masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya sejak letusan Gunung Merapi, Jumat (5/11/2010) dini hari.
Tim menghentikan proses evakuasi karena posisi korban tertimbun material padat sedalam 1,5 meter sehingga menyulitkan petugas untuk mengevakuasi. Evakuasi terkendala material padat dan panas sehingga sulit digali jika hanya menggunakan sekop.
Jumlah korban meninggal dunia akibat letusan Gunung Merapi kemungkinan masih akan terus bertambah karena tim gabungan yang terdiri atas anggota pencarian dan penyelamatan (SAR), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan relawan masih terus melakukan proses evakuasi, terutama di dusun sekitar Kali Gendol.
Tim SAR DIY, TNI, dan relawan hingga sekarang masih menemukan jenazah di dusun-dusun sekitar Kali Gendol yang terletak tidak jauh dari puncak gunung yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan DIY.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang