Milan, Sabtu -
Suporter Inter tidak akan merayakan kembalinya Ibrahimovic ke San Siro. Namun, hal itu tidak akan mengganggu striker asal Swedia tersebut yang meminta rekan setimnya untuk tampil lebih baik. ”Saya menyambut ejekan mereka karena itu justru akan membuat saya lebih bersemangat, menambah motivasi,” kata Ibrahimovic. ”Selama tiga tahun di Inter, saya pernah menang, tetapi juga kadang menderita. Saya memiliki banyak kenangan, tetapi itu adalah masa lalu.”
Ibrahimovic menjadi salah satu kunci kebangkitan Milan sejak didatangkan dari Barcelona pada bursa transfer lalu. ”Inter sekarang musuh. Saya bermain untuk Milan dan mereka adalah lawan. Jadi, saya akan melakukan apa pun untuk mengalahkan Inter,” ujarnya. ”Saya sangat percaya bahwa tim kami bisa memenangi Scudetto dan juga Liga Champions.”
Sayangnya, derbi kali ini terganggu cedera yang menggerogoti kekuatan kedua klub. Inter kehilangan bek tengah Walter Samuel dan juga bek kanan Maicon, sementara Milan kehilangan dua striker, Alexandre Pato dan Filippo Inzaghi.
Milan juga dikhawatirkan tidak diperkuat gelandang Andrea Pirlo yang cedera, sementara Inter berharap Wesley Sneijder bisa kembali setelah mengalami cedera pada laga sebelumnya. Tanpa Pato dan Inzaghi, Milan bakal mengandalkan Ibrahimovic, Robinho, dan Ronaldinho untuk memimpin serangan. ”Segalanya terasa bagus saat ini, tetapi kami tidak boleh lengah, terutama karena cederanya sejumlah pemain kunci,” kata Pelatih Milan Massimiliano Allegri.
Diego Milito yang telah pulih dari cedera bakal menjadi andalan lini depan Inter yang tengah kesulitan mencetak gol. ”Saya meminta lebih dari para pemain,” ujar Pelatih Inter Rafa Benitez. ”Ini situasi yang sangat sulit dan kami harus menjalani pertandingan derbi.”
Ini akan menjadi derbi pertama bagi kedua pelatih yang baru direkrut menjelang musim ini dimulai.
Sementara itu, Lazio yang berada di peringkat kedua dengan 22 poin bakal menghadapi Napoli dengan ambisi meraih poin penuh. Lazio kehilangan posisi puncak akibat dua kekalahan beruntun dari Roma dan Cesena. ”Kami kurang beruntung, tetapi kami bakal berusaha dengan tujuan finis di enam besar dan masuk zona Eropa,” kata Pelatih Lazio Edy Reja.