Bebek Masih Jadi Andalan Honda

Kompas.com - 15/11/2010, 16:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Astra Honda Motor mencatat total penjualan sepeda motor pada bulan Oktober lalu sebesar 323.254 unit atau naik 46,7 persen dibanding penjualan pada bulan sebelumnya, 220.346 unit. Bebek atau underbone (cub) masih menjadi andalan dengan melego 140.641 unit atau naik 55,6 persen dari bulan September dengan pencapaian 90.399 unit.

Pasar bebek matik (betik) Revo AT sebagai bebek pertama yang dilengkapi teknologi continous variable automatic (CV-matic) juga meningkat sampai 116 persen atau terjual 1.044 unit dengan penjualan bulan September.

"Peningkatan penjualan Honda Revo AT bulan lalu menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sudah dapat menerima kehadiran betik pertama di Indonesia ini. Sebagai pionir bebek otomatik, kami yakin pasarnya akan terus berkembang," ujar Sigit Kumala, Senior General Manager Sales Division PT Astra Honda Motor (AHM), dalam keterangan resminya pada hari ini.

Penjualan skutik mencapai 160.129 unit atau naik 41,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya, 113.114 unit. Adapun BeAT masih menjadi tulang punggung utama dengan 69.853 unit. "Khusus Scoopy, kami juga sudah menaikkan produksi dua kali lipat lebih  dari sebelumnya hingga 22.000 unit. Kami terus berupaya memperpendek masa tunggu calon pembeli Scoopy," tambah Sigit.

Untuk jenis sport, penjualan produk mereka ikut terdongkrak sampai 33 persen dari 16.833 unit (September) menjadi 22.384 unit. New MegaPro jadi penyumbang terbesar dengan 18.642 unit. Selanjutnya, Tiger mencatatkan 2.241 unit diikuti CS1 sebanyak 1.501 unit. "Secara nasional, kontribusi model sport memang belum terlalu besar jika dibandingkan dengan tipe bebek atau skutik. Namun, segmen ini selalu menarik banyak perhatian karena persaingan antarprodusen relatif seru," urai Sigit.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau