AMD Gabung Proyek MeeGo

Kompas.com - 15/11/2010, 21:51 WIB

DUBLIN, KOMPAS.com — Intel dan Advanced Micro Device (AMD) boleh saja bersaing di pasar prosesor komputer. Namun, keduanya bisa jadi akur di pasar smartphone dan mobile devices. Produsen prosesor AMD yang bermarkas di Sunnyvale, California, AS, Senin (15/11/2010), mengumumkan bahwa pihaknya mendukung proyek MeeGo.

"MeeGo merupakan sistem operasi open source untuk perangkat mobile yang kami perkirakan akan diadopsi oleh pembuat perangkat mobile pada masa mendatang. Kami senang dapat menyediakan sumber daya untuk mendukung kerja sama industri seperti MeeGo dan mengharapkan bahwa sistem operasi ini akan membantu mendorong rencana kami memperluas menciptakan peluang pasar lebih luas untuk accelerated processing unit yang kami siapkan," kata Chris Schlaeger, Director of AMD Operating System, dalam MeeGo Conference di Dublin, Irlandia.

Perlu diketahui bahwa MeeGo adalah proyek open source yang digagas Intel dan Nokia sejak awal tahun ini. Ia merupakan penggabungan dari proyek Maemo di Nokia dengan Moblin di Intel. Proyek ini berbasis Linux sebagai platform open source. Platform tersebut dikembangkan luas dari smartphone, netbook, tablet, sistem hiburan di kendaraan, dan perangkat mobile lainnya. Produk komersial pertama yang menggunakan MeeGo diperkirakan akan keluar di pasaran paling cepat pada akhir tahun ini atau awal tahun 2011.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau