Korban merapi

Doa Bersama Lintas Agama Akan Digelar

Kompas.com - 16/11/2010, 22:39 WIB

SLEMAN, KOMPAS.com - Pemkab Sleman, DIY, akan menggelar doa bersama lintas agama dan penggalangan dana kemanusiaan untuk korban bencana letusan Gunung Merapi.

"Doa bersama lintas agama dan penggalangan dana direncanakan digelar pada Kamis, 18 November, pukul 19.30 WIB di Monumen Jogja Kembali (Monjali)," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman Untoro Budiharjo, di Sleman, Selasa (16/11/2010).

Menurut dia, musibah meletusnya Gunung Merapi merupakan bencana kemanusiaan yang perlu mendapat perhatian dan dukungan dari semua pihak untuk mengatasinya.

"Hingga saat ini kejadian tersebut telah mengundang simpati dan perhatian dari berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas budaya dan pariwisata yang secara sporadis telah melaksanakan kegiatan kemanusiaan," katanya.

Selain itu, pengungsi yang berjumlah ratusan ribu orang secara spiritual juga memerlukan pendampingan.

"Dengan alasan ini maka kegiatan doa bersama diharapkan dapat membantu menumbuhkan kembali semangat para pengungsi pascabencana letusan Gunung Merapi," katanya.

Untoro mengatakan kegiatan tersebut akan melibatkan komunitas budaya seperti sekar sedah, bergada prajurit, Dewan Kebudayaan, Pepadi dan komunitas pariwisata seperti HPI, ASITA, PHRI, Java Promo, Dewan Kebudayaan, dan elemen lainnya.

"Selain itu juga akan diundang untuk hadir kepala kepala daerah se DIY dan instansi di Kabupaten Sleman, perguruan tinggi yang berjumlah sekitar 500 orang," katanya.

Dalam acara tersebut selain pengumpulan dana dari para peserta juga akan diisi dengan macapat oleh Sekar Manunggal Sleman Sembada, renungan dan doa.

"Dengan kegiatan tersebut diharapkan dapat dikumpulkan dana untuk para korban bencana Merapi dengan lebih terkoordinir," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau