Asian games xvi

Firda Tersingkir, Putri Indonesia Habis

Kompas.com - 17/11/2010, 21:04 WIB

GUANGZHOU, Kompas.com - Gugur lagi satu wakil putri Indonesia di arena bulu tangkis nomor perseorangan Asian Games XVI 2010. Adriyanti Firdasari, yang menjadi satu-satunya tunggal putri Indonesia yang tampil di babak 16 besar, Rabu (17/11/10), harus gigit jari karena gagal melewati hadangan pemain Malaysia, Wong Mew Choo.

Dalam duel yang berlangsung di Tianhe Gymnasium, Firdasari menyerah dua game 19-21, 18-21. Dengan demikian, seluruh pemain putri Indonesia sudah tersapu bersih, karena sehari sebelumnya, Maria Febe Kusumastuti juga sudah terjegal, begitu juga dengan dua ganda putri, Meiliana Jauhari/Greysia Polii serta Shendi Puspa Irawati/Nitya Maheswari.

Di sektor putra, Indonesia juga sudah kehilangan satu wakil. Tunggal putra Pelatnas Cipayung, Sony Dwi Kuncoro, tak bisa melanjutkan kiprahnya di Guangzhou, China, karena sudah dijegal pemain Taiwan Chou Tien Chen.

Meskipun demikian, Indonesia masih punya harapan untuk meraih gelar dari sektor putra ini, karena tunggal utama Taufik Hidayat, masih bertahan. Peraih medali emas Asian Games empat tahun lalu ini menang 21-16, 21-12 atas pemain Taiwan lainnya, Hsieh Yu Hsing.

Langkah bagus juga diraih ganda campuran Ahmad Tontowi/Liliyana Natsir serta ganda putra Muhammad Ahsan/Alvent Yulianto Chandra. Ahmad/Liliyana, yang diharapkan bisa membuat kejutan dengan meraih medali emas, berhasil menaklukkan pasangan Malaysia Koo Kien Keat/Woon Khe Wei dengan 21-10, 21-9, sedangkan Ahsan/Alvent bertarung tiga game untuk menang 21-14, 16-21, 21-9 atas pasangan Taiwan Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu.

Masih ada satu ganda putra Indonesia yang baru akan bertanding, yaitu Markis Kido/Hendra Setiawan. Pasangan peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008, yang juga diharapkan bisa menyumbang medali serupa di arena ini, akan ditantang pasangan Jepang Endo/Hayakawa.

Untuk cabang bulu tangkis, Indonesia memasang target minimal meraih satu medali emas. Nomor yang diharapkan bisa memenuhi ambisi ini adalah tunggal putra, ganda putra dan ganda campuran.

Harapan untuk menyabet medali terbaik dari nomor beregu sudah pupus. Baik putra maupun putri, hanya mampu menyumbang medali perunggu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau