Bibir Kemaluan Tebal dan Besar Sebelah

Kompas.com - 18/11/2010, 11:00 WIB

KOMPAS.com "Saya (28) ibu seorang anak usia 1,5 tahun. Ada yang mengganggu pikiran saya, yaitu saat cebok bibir vagina saya teraba besar dan tebal sebelah antara bagian kiri dan kanan. Apakah memang semua perempuan demikian, semata-mata faktor keturunan, ada infeksi yang patut dicurigai, ataukah kondisi ini muncul akibat proses penjahitan yang kurang profesional saat persalinan? Perlu diketahui, saat itu saya bisa melahirkan normal meski bayinya cukup besar (3,7 kg)." (Vica, dari Medan)

Menurut dr Judi Januadi Endjun, SpOG, Subbagian Fetomaternal Departemen Obstetri dan Ginekologi RSPAD Gatot Soebroto, bibir kemaluan umumnya sama bentuk dan ukurannya. Namun, bila Anda merasa tidak simetris atau lebih besar pada satu sisi, sebaiknya periksakan diri ke dokter kandungan. Mungkin saja salah satu bibir kemaluan sedikit membesar tanpa adanya penyakit, biasanya sisi kiri. 

Penyebab patologis (ada kelainan), misalnya, akibat varises atau pelebaran pembuluh darah di daerah bibir kemaluan yang bila diraba terasa lembut dan mungkin berdenyut, atau terasa lebih hangat; kista di daerah bibir kemaluan dekat dengan liang sanggama bagian bawah (daerah jam 5 atau 7) yang disebut kista Bartholini; abses atau nanah pada kelenjar Bartholini (terasa nyeri, disertai keputihan yang banyak dan gatal atau berbau); dan keganasan di daerah bibir kemaluan (ada luka lama, berbau, dan nyeri).

Melihat usia Anda yang masih muda dan baru punya satu anak, kemungkinan besar tidak ada kelainan di daerah bibir kemaluan Anda. Namun, agar lebih jelas dan Anda tidak ragu, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau