Food story

Semerbak Aroma Kepiting Asap

Kompas.com - 18/11/2010, 15:17 WIB

KOMPAS.com - Sisingkan lengan baju Anda dan bersiaplah berjibaku dengan Kepiting Asap dari Smoked Crab. Restoran Smoked Crab yang dibuka sejak 2008 ini terletak di Grand Indonesia, Jakarta.

Dengan nuansa jingga dan bangku-bangku bersandaran tinggi nan nyaman, restoran ini bisa menjadi pilihan Anda dan keluarga untuk menikmati hidangan kepiting dan seafood. Memang sangat unik menemukan sebuah restoran seafood di tengah-tengah mal.

Smoked Crab menyajikan banyak menu yang merupakan fusion Chinese Food dan Indonesian Food. Tapi menu utama yang harus Anda coba adalah Kepiting Asap Original yang menggunakan kepiting jantan. Tapi Anda bisa memilih kepiting betina jika Anda suka. Selain itu ada beberapa ukuran yang tersedia: medium, large, jumbo, dan Soka.

Di sinilah letak keunggulan Smoked Crab, harga satu porsi menu kepiting tidak berdasarkan timbangan ons tapi dihitung per porsi. Tentu harganya jadi tetap, berbeda dengan rumah makan seafood lainnya yang menghitung harga dari berat kepiting.

Kepiting dengan aneka bumbu rempah seperti sereh, jahe, dan masih banyak lainnya yang dihaluskan. Kemudian kepiting yang sudah berselimutkan bumbu rempah tersebut dibungkus aluminium foil dan diasapkan. Saat aluminium foil dibuka, aroma wangi rempah dan kepiting semerbak keluar. Bahkan ketika kepiting dihidangkan, aroma ini tak pernah hilang. Sekali saja Anda mencium aroma ini, niscaya Anda tidak akan pernah lupa aromanya.

Rasanya sudah tak perlu ditanyakan lagi. Daging kepiting yang lembut dan manis bercampur dengan gurihnya bumbu rempah. Perpaduan harmonis dan sungguh memanjakan lidah. Karena itulah kepiting asap ini tidak memakai tambahan bumbu penyedap, karena sudah kaya akan racikan rempah membuatnya terasa gurih. Penggunaan aneka rempah juga membuat kepiting ini sama sekali tidak berbau amis.

Selain Kepiting Asap, Anda juga bisa memilih menu Kepiting Saos Padang yang pedas. Tapi tingkat kepedasannya masih bisa bertoleransi dengan lidah. Anda bisa saja meminta untuk saos Padang yang lebih pedas.

Kompas.com juga sempat mencicipi Gurame Bumbu Rujak. Bayangkan paduan ikan gurame dengan bumbu rujak. Terdengar aneh bukan? Tapi rasanya sangat unik. Ikan Gurame yang dibalur tepung kemudian digoreng, lalu disiram dengan saus yang kaya dengan potongan buah segar. Sausnya bukan saus kacang ala bumbu rujak pada umumnya, tapi campuran madu dan saus tomat. Potongan buah antara lain bengkuang, mangga, dan nanas. Dalam satu gigitan, Anda akan memakan potongan ikan goreng bercampur dengan buah segar dalam baluran saus merah. Di lidah pun terbentuk simfoni rasa manis, asam, renyah, dan segar.

Menu lain yang perlu Anda coba adalah Cumi Bakar Madu dengan rasa legit yang menggoda. Smoked Crab juga memiliki menu sayuran yang umum ditemukan di restoran seafood seperti Kangkung Hot Plate dan Baby Kailan Ca Bawang. Tapi Anda harus mencoba Tumis Pakis Ca Terasi. Sayuran pakis memang jarang ditemukan dalan menu-menu restoran di Jakarta. Tapi tumis pakis merupakan khas masakan Pontianak. Krenyes-krenyes saat Anda mengigit pakis, begitu renyah.

Sebagai teman santap, Anda bisa memilih beberapa pilihan healthy drink berupa jus dari campuran berbagai buah dan sayuran seperti markiisa, pepaya, pir, wortel, selada, dan lain-lain. Uniknya, ada jus kolesterol yang berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol. Cocok Anda minum setelah menyantap kepiting. Beberapa jus lainnya adalah untuk diabetes, anemia, bahkan ada jus untuk batuk pilek. Jus-jus ini juga bisa Anda pilih sesuai golongan darah Anda.

Selain karena menu andalan dari Smoked Crab adalah Kepiting Asap yang berwarna jingga, ternyata ada alasan lain dari pemilihan nuansa jingga di restoran ini.

"Orange katanya membangkitkan selera makan," ucap Lina Monica, pemilik Smoked Crab, sambil tertawa lepas.

Menurut Lina, konsep restoran ini sebenarnya restoran keluarga. Karena itu harga dari makanan-makanan yang disajikan menengah, tidak terlalu mahal. Namun karena letak Grand Indonesia yang berada di tengah-tengah pusat bisnis, sebagian besar pengunjung pada hari-hari kerja adalah karyawan kantor.

"Kalau Sabtu Minggu baru hampir seluruhnya keluarga," jelas Monica.

Awalnya Monica memilih Kepiting Asap sebagai menu andalan karena memang dia suka sekali makan kepiting asap dan juga masih jarang rumah makan yang menjual menu ini.

Untuk harga, Kepiting Asap Original ukuran Jumbo diberi harga Rp169.000 bisa disantap untuk 4-5 orang. Sementara Gurame Bumbu Rujak untuk 4-5 orang harganya Rp 75.000. Aneka jus berkisar Rp 22.000-Rp 23.000.

Restoran ini bisa menampung hingga 80 orang. Anda pun bisa membuat acara seperti arisan, ulang tahun, atau rapat di tempat ini. Smoked Crab sendiri sudah memiliki beberapa pelanggan tetap yang jatuh cinta dengan Kepiting Asap, Gurame Bumbu Rujak, dan juga Tumis Pakis. Bisa jadi Anda yang akan menjadi pelanggan berikutnya yang jatuh cinta pada Smoked Crab.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau