Jelang lawan park sung hwan

Pertahankan Rekormu, Taufik

Kompas.com - 18/11/2010, 18:10 WIB

GUANGZHOU, Kompas.com - Taufik Hidayat terus memelihara asa Indonesia untuk menyabet medali emas dari cabang bulu tangkis Asian Games XVI 2010. Tunggal nomor satu Indonesia ini melangkah ke perempat final nomor perseorangan.

Namun di babak delapan besar nanti, Jumat (19/11/10), Taufik bertemu seterunya dari Korea Selatan, Park Sung Hwan. Bagaimana peluang pemain non-Pelatnas ini?

"Cukup optimistis, tunggal putra bisa melaju. Taufik memiliki rekor pertemuan lebih bagus, dalam beberapa kali jumpa ia selalu menang dari Park Sung Hwan," kata Manajer Tim Bulu Tangkis Indonesia, Yacob Rusdianto, di Guangzhou, Kamis (18/11/10).

Meski Park dalam rekor pertemuannya hampir selalu bisa mengatasi Lin Dan dari China, namun Park selalu kesulitan menghadapi Taufik. Di lain pihak Taufik selalu kesulitan menghadapi Lin Dan.

"Segitiga itu terus bertahan, dan diharapkan saat ini bisa berubah. Kami yakin Taufik bisa tembus ke semifinal," katanya.

Taufik, yang merupakan satu-satunya harapan Indonesia di tunggal putra, melaju ke perempat final setelah mengalahkan Karutnaratna (Srilangka) dengan skor 21-14, 21-9. Sedangkan Park menang atas NH bin Hasyim dari Malaysia 21-18, 21-14.

Bila lolos ke semifinal, Taufik kemungkinan besar bertemu dengan Lin Dan. Pemain nomor satu China ini juga maju ke perempat final usai menang atas Hu Yun (Hongkong) 21-6, 21-13, dan akan menghadapi pemain andalan Vietnan Nguyen Tien Minh.

Berdasarkan statistik, Taufik unggul mutlak atas Park. Dari total delapan pertemuan, peraih emas dua Asian Games terakhir ini selalu menang, di mana kesuksesan terakhir terjadi di Kejuaraan Dunia 2010 pada 28 Agustus lalu.

Sementara itu di paruh atas, unggulan pertama Lee Chong Wei (Malaysia) belum terhadang dan melaju ke perempat final. Pemain nomor satu dunia ini akan berhadapan dengan tunggal utama Thailand, Boonsak Ponsana.

Tunggal putra China lainnya, Chen Jin, juga belum terbendung. Juara Dunia 2010 ini selanjutnya akan berhadapan dengan pemain Taiwan, Chou Tien Chen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau