JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum terdakwa mafia pajak Gayus Halomoan Tambunan mengaku kliennya tidak terlalu terbuka perihal kepergiannya ke Nusa Dua, Bali beberapa waktu lalu. Gayus hanya mengaku pergi ke Bali untuk melihat petenis idolanya Maria Sharaprova dengan menggunakan pesawat komersil.
"Sampai tadi siang Gayus menyatakan tidak bertemu dengan siapapun juga, cuma mau lihat petenis idolanya dan pergi dengan pesawat komersil biasa karena ada rumor berangkat dari Pondok Cabe," ujar salah satu kuasa hukum Gayus, Sadli Hasibuan, Kamis (18/11/2010), di kantor Adnan Buyung Nasution & Partner, Menara Global, Jakarta.
Akan tetapi, ia melanjutkan saat ditanya lebih detil perihal proses keberangakatannya, Gayus enggan menjawab. "Kami tanya prosesnya bagaimana sampai dia keluar dari rutan? Dan pakai pesawat apa? Pertanyaan itu kami sampaikan, tapi dia tidak jawab," ucap Sadli.
Sebelumnya, kepolisian menemukan adanya pemesanan tiket atas nama Rani (panggilan istri Gayus, Milana Anggraeni), melalui Avia Tour dari Jakarta menuju Bali pada tanggal 4 November 2010. Sementara itu, Gayus memalsukan identitasnya dengan nama Sony Laksono. Nama Rani juga digunakan untuk pemesanan kamar Hotel Westin Resort, Nusa Dua, Bali selama dua hari yakni 4 November dan 6 November 2010.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang