Nani Sabotase Gol Indah Ronaldo

Kompas.com - 19/11/2010, 01:16 WIB

LISABON, KOMPAS.com - Meski timnya menang telak atas Spanyol, kapten Portugal Cristiano Ronaldo masih dongkol karena golnya dianulir. Semua gara-gara kecerobohan Nani yang menyabotase gol tersebut.

Ronaldo semestinya bisa mencetak gol pembuka pada menit ke-36 lewat aksi individunya yang memikat di sayap kiri. Setelah mengelabui Gerard Pique, striker Real Madrid itu mencongkel bola melewati kepala kiper Iker Casillas. Bola melambung jatuh ke arah gawang, tapi tiba-tiba Nani datang dan menanduknya.

Ronaldo sudah merayakan gol tersebut, tapi wasit menganulirnya karena menganggap Nani berdiri offside. Merasa golnya disabotase, CR7 langsung membanting ban kaptennya ke tanah. Sampai beberapa detik kemudian, mantan pemain terbaik dunia itu mengomel sendiri.

"Aku menyentuh bola karena kupikir aku tidak offside. Aku lari ke depan, bergerak sangat cepat," kata Nani, yang mengarahkan tangannya kepada Ronaldo tanda meminta maaf. "Itu permainan brilian dan aku tidak semestinya merusaknya."

Andai Nani tak menyentuhnya, bola pasti sudah masuk gawang karena tidak ada pemain lain di dekatnya. Namun, Ronaldo tetap yakin itu gol karena Nani menanduknya saat si kulit bulat sudah masuk gawang.

"Gol itu setengah meter di dalam gawang. Aku tidak paham mengapa itu tidak disahkan. Tidak ada komentar soal itu. Orang buta pun bisa melihat itu gol," keluhnya.

Tanpa gol tersebut, Portugal akhirnya menang 4-0. Carlos Martins membuka perolehan skor berkat golnya di menit ke-45. Helder Postiga membuat dua gol tambahan, disusul gol Hugo Almeida.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau