Middleton Pilih Gaun Pengantin Karya Desainer Inggris

Kompas.com - 19/11/2010, 20:44 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Tunangan Pangeran William, Kate Middleton, telah memutuskan akan mengenakan gaun pengantin karya seorang desainer Inggris untuk pernikahannya.

Pada Selasa (16/11/2010), perempuan cantik ini telah mengumumkan akan mengikat tali pernikahan dengan calon raja Inggris. Walaupun banyak perancang yang sangat ingin diberi kesempatan untuk mendesain gaun pengantinnya, Middleton mengaku ingin setia pada akarnya dan memilih seorang perancang dari negara asalnya.

Salah satu desainer yang akan dia pertimbangkan adalah Alice Temperley, yang mengaku sangat senang jika ia mendapat kesempatan tersebut. Ia berkata kepada vogue.com, "Jika saya memang beruntung untuk mendapatkan kesempatan ini, saya akan membuatnya seperti mawar Inggris: klasik, megah, dan sangat halus. Itu akan menjadi gaun paling indah yang pernah dibuat."

Pernikahan Middleton dengan William akan diadakan di London tahun depan. Perancang lain, William Tempest, pun ingin mendesain gaun pengantin untuk Middleton. Beberapa perancang lain yang juga dia pertimbangkan adalah Jenny Packham, Suzanne Neville, Christopher Kane, dan Georgina Chapman.

Mendiang ibu William, Putri Diana, memilih gaun rancangan David dan Elizabeth Emanuel ketika menikah dengan Pangeran Charles pada 1981.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau