Mancini "Cuekin" Ocehan Hughes

Kompas.com - 20/11/2010, 10:40 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com - Pelatih Manchester City Roberto Mancini enggan mengomentari Pelatih Fulham Mark Hughesm, yang menyepelekan kemampuannya. Menurutnya, duel antara Fulham dan City hanya sebatas pertarungan antartim, bukan pelatih.

Menjelang pertemuan kedua klub, Hughes menyebut Mancini kurang becus mengurus City. Sebagai mantan pelatih "The Citizens", yang kemudian dipecat dan diganti dengan Mancini, Hughes merasa dirinya masih lebih baik menangani City dibandingkan dengan Mancini.

"Mereka membuat perubahan dengan maksud ingin mempercepat proses meraih sukses," kata Hughes. "Tampaknya itu tak terjadi. Aku tahu (hasil kerja) apa yang kutinggalkan, bahwa klub dan sekelompok pemain yang saya miliki di sana cukup bagus untuk mencapai target yang saya tetapkan."

"Saya tahu mereka harus membelanjakan lebih banyak uang musim panas (lalu). Kesempatan itu bakal diberikan kepada saya, tetapi nyatanya tidak. Jika saya masih di sana selama 2,5 tahun sehingga saya rasa saya akan banyak membantu," tambah Hughes, yang merasa dirinya dipecat karena ada kongkalikong antara Mancini dan pemilik City.

Mancini tetap kalem menanggapi sindiran Hughes tersebut. Pelatih asal Italia itu merasa tidak perlu membuktikan dirinya tidak seburuk yang diomongkan Hughes. Menurutnya, laga antara Fulham dan City, Sabtu (21/11/2010) malam nanti, hanyalah laga biasa dan bukan ajang pembuktian bagi kedua pelatih.

"Saya tak tahu apakah Mark Hughes punya sesuatu untuk dibuktikan, tapi ini laga Fulham lawan Manchester City, bukan Mancini versus Hughes," kata Mancini. "Mungkin lebih dari itu, saya tak tahu. Namun saya yakin dia berusaha selalu menang."

Mancini bersiteguh, ia setidaknya mampu mengangkat City ke posisi yang lebih baik dibanding apa yang pernah diraih Hughes pada musim-musim sebelumnya. Ia juga berjanji akan membawa timnya ke zona Liga Champions musim depan.

"Kami di posisi keempat, tiga poin di bawah Manchester United, tapi kami harus memastikan pada akhir musim. Pada akhir musim, saya rasa kami akan masuk ke Liga Champions dan mungkin kami akan memenangi sesuatu. Ini pendapat saya karena saya yakin kami banyak berkembang," tegasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau