Radius Awas Turun, Srumbung Berbenah

Kompas.com - 20/11/2010, 20:04 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com - Warga Srumbung yang berada pada radius di atas 10 kilometer dari puncak Merapi beraktivitas membersihkan lingkungan dari abu dan pasir Merapi. Beberapa dari mereka juga berencana tidur di rumah, tidak kembali ke lokasi pengungsian.

Srumbung merupakan salah satu wilayah yang menerima dampak cukup besar dari Merapi, yang meletus, setidaknya pada 5 November lalu. Jalan dan selokan dipenuhi abu dan pasir, yang membuat air menggenangi jalan dan jalan bergelombang. Keadaan tak bisa segera diperbaiki karena wilayah itu sempat dinyatakan berstatus awas dan penduduk mengungsi.

Namun, hari ini, radius awas diturunkan menjadi 10 km dari puncak Merapi oleh Badan Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geologi.Menurut pantauan, sejumlah warga bekerja membersihkan material vulkanik yang memenuhi jalan. Material tak mudah dibersihkan karena sudah mengeras.

Warga membersihkan itu menggunakan air dan cangkul. Material ditumpuk di pinggir-pinggir jalan. "Nanti juga ada truk-truk dari toko material mengangkutnya. Mereka boleh ambil gratis. Yang penting, jalanan cepat kembali normal," ujar seorang warga, Sutrisno.

Siang tadi, Srumbung sempat diguyut hujan cukup deras. Material vulkanik yang masih tebal membuat jalan licin. Ditambah tingkat ketebalan tak merata, sekitar 5-15 sentimeter, jalan itu berbahaya bagi kendaraan, terutama sepeda motor.Sejumlah warga yang mengendari sepeda motor tampak tergelincir, tetapi tak sampai jatuh.
 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau