JAKARTA, KOMPAS.com — Di tengah kekacauan akibat penundaan dan batalnya sejumlah penerbangan Garuda, tak ada petugas maskapai tersebut yang bisa dimintai informasi. Banyak penumpang loyal Garuda bingung dan terpaksa menahan emosi karena tidak mendapatkan informasi pasti di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.
"Sebagai penumpang, saya cuma berharap kalau ada masalah, ada yang ditanyai. Costumer service standby dan well informed," ujar Pemimpin Redaksi ANTV Uni Lubis dalam kicauan di akun Twitternya, Senin (22/11/2010).
Uni dijadwalkan terbang ke Banjarmasin pukul 05.45 dengan pesawat GA510. Setelah dua kali diumumkan delay, penerbangan ke Banjarmasin akhirnya dibatalkan.
Selanjutya, para penumpang mencoba mencari informasi lebih detail soal pembatalan ini ke kantor customer service, tetapi menurut Uni, kantor customer service kosong. Tidak ada petugas yang bisa ditanyai.
"Penumpang akhirnya menggeret seorang Mbak-mbak berseragam Garuda untuk ke customer service room. Kasihan deh. Dia juga belum tahu kenapa GA510 dibatalkan," cerita Uni.
Para petugas Garuda yang dijumpai di bandara juga tidak bisa memastikan apakah penerbangan ke Balikpapan besok sudah ada atau tidak. Akibatnya, para penumpang yang ingin menunda untuk penerbangan besok pun bingung.
"Kita paham. Perubahan sistem selalu ada risiko bermasalah. Tetapi, antisipasi harus ada. Masalahnya, tidak ada satu pun petugas Garuda yang bisa ditanyai. Penumpang kan perlu info, solusi. Kalau besok gak bisa, bilang gak bisa. Jelas," tulisnya. Uni pun akhirnya membatalkan kepergiannya ke Balikpapan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang