Sistem garuda kacau

Tak Ada Penjelasan, Penumpang Bingung

Kompas.com - 22/11/2010, 09:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Di tengah kekacauan akibat penundaan dan batalnya sejumlah penerbangan Garuda, tak ada petugas maskapai tersebut yang bisa dimintai informasi. Banyak penumpang loyal Garuda bingung dan terpaksa menahan emosi karena tidak mendapatkan informasi pasti di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

"Sebagai penumpang, saya cuma berharap kalau ada masalah, ada yang ditanyai. Costumer service standby dan well informed," ujar Pemimpin Redaksi ANTV Uni Lubis dalam kicauan di akun Twitternya, Senin (22/11/2010).

Uni dijadwalkan terbang ke Banjarmasin pukul 05.45 dengan pesawat GA510. Setelah dua kali diumumkan delay, penerbangan ke Banjarmasin akhirnya dibatalkan.

Selanjutya, para penumpang mencoba mencari informasi lebih detail soal pembatalan ini ke kantor customer service, tetapi menurut Uni, kantor customer service kosong. Tidak ada petugas yang bisa ditanyai.

"Penumpang akhirnya menggeret seorang Mbak-mbak berseragam Garuda untuk ke customer service room. Kasihan deh. Dia juga belum tahu kenapa GA510 dibatalkan," cerita Uni.

Para petugas Garuda yang dijumpai di bandara juga tidak bisa memastikan apakah penerbangan ke Balikpapan besok sudah ada atau tidak. Akibatnya, para penumpang yang ingin menunda untuk penerbangan besok pun bingung.

"Kita paham. Perubahan sistem selalu ada risiko bermasalah. Tetapi, antisipasi harus ada. Masalahnya, tidak ada satu pun petugas Garuda yang bisa ditanyai. Penumpang kan perlu info, solusi. Kalau besok gak bisa, bilang gak bisa. Jelas," tulisnya. Uni pun akhirnya membatalkan kepergiannya ke Balikpapan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau