Kunjungan bk ke yunani

Pimpinan DPR Panggil Ketua Fraksi

Kompas.com - 22/11/2010, 15:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -  Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat mulai menanggapi desakan untuk mengganti anggota Badan Kehormatan DPR yang berkunjung ke Yunani.

Wakil Ketua DPR dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta mengatakan, dalam waktu dekat, pimpinan DPR akan memanggil ketua masing-masing fraksi untuk membahas hal tersebut.

"Tadi baru dirapim (rapat pimpinan) dibahas kita sepakat untuk mengundang seluruh ketua fraksi Dalam waktu dekat. Ketua fraksi kita undang supaya tidak berlarut-larut," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (22/11/2010).

Dikatakan Anis, pimpinan DPR akan mendengarkan terlebih dahulu pendapat para pimpinan fraksi terkait opsi untuk mengganti 8 anggota BK yang nekat berkunjung ke Turki di sela-sela kunjungan kerjanya ke Yunani itu. Olehkarena itu, diharapkan semua pimpinan fraksi dapat memenuhi panggilan tanpa ada yang diwakilkan.

"Kita tunggu tadi katanya pimpinan diundang seluruh fraksi, tidak boleh diwakilkan, baru nanti akan kita finalkan," katanya.

Ketika ditanya sikap PKS terkait hal tersebut, Anis yang juga Sekretaris Jenderal PKS itu mengatakan bahwa fraksinya belum menentukan sikap. Fraksi PKS, kata Anis, masih menunggu BK menyelesaikan secara internal kasus tersebut.

"Belum ada karena ada kesepakatan diselesaikan di internal BK dulu," ujarnya. Sebelumnya, sejumlah LSM melaporkan 8 orang anggota BK yang nekat berkunjung ke Turki di sela-sela kunjungannya ke Yunani tanpa agenda yang jelas. Mereka juga diketahui mengubah tiket pesawat ekonomi menjadi bisnis.

Kedelapan anggota BK tersebut adalah Nudirman Munir (F-Golkar), Salim Mega (F-Demokrat), Darizal Basir (F-Demokrat), Charuman Harahap (Golkar), Anshori Siregar (F-PKS), Abdul Rosaq Rais (F-PAN), Usman Jafar (F-PPP), Ali Maschan Moesa (F-PKB). 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau