JAKARTA, KOMPAS.com — Ratusan kendaraan terjebak dalam kemacetan di Jalan Margasatwa Raya yang berpotongan dengan Jalan Andara Raya, Jakarta Selatan, Selasa (23/11/2010) pagi ini.
Pangkal kemacetan terjadi di pertigaan Andara-Margasatwa, menyusul dilaksanakannya proyek penggalian saluran air di ruas jalan itu. Pemberlakuan satu arah di Jalan Andara tak terlalu menolong pengguna jalan terhindar dari kemacetan.
Pasalnya, jalur Margasatwa yang padat kendaraan, separuh badan jalannya termakan oleh proyek tersebut. Antrean kendaraan mengekor hingga ke kawasan Pangkalan Jati, Pondok Labu, dan sekitarnya.
Mobil rata-rata baru dapat bergerak sekitar 10 menit sekali. Jarak kurang dari 2 kilometer hingga hampir 1 jam perjalanan belum bisa terlalui. Hujan rintik yang mengguyur selatan Jakarta sejak pagi menambah parah kemacetan.
"Kalau kayak gini, mending matiin mobil aja," kata Anastasia, pengguna jalan yang terjebak dalam kemacetan. Bagi pengguna jalur jalan dari arah Cinere ke Margasatwa melintasi Pangkalan Jati disarankan untuk memilih jalur alternatif melalui Ciganjur, Cilandak. Diperkirakan jalur tersebut lebih lancar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang