Bedah Invasif Minimal Kurangi Komplikasi

Kompas.com - 23/11/2010, 10:08 WIB

Jakarta, Kompas - Bedah jantung invasif minimal mengurangi komplikasi setelah operasi. Selain itu, metode tersebut dapat menekan hambatan psikologis pasien. Hal itu terungkap dalam simposium ”Continuing Medical Education of Cardiothoracic and Vascular Surgery Minimally Invasive and Pitfalls in Common Practice of Cardiothoracic and Vascular Surgery” di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita di Jakarta, Senin (22/11). Pada kesempatan itu juga diadakan demonstrasi langsung bedah invasif minimal terhadap seorang pasien berusia 51 tahun.

Kepala UPF Bedah Jantung RSJPD Harapan Kita Maizul Anwar mengatakan, bedah jantung invasif minimal merupakan metode yang memungkinkan dokter mengoperasi tanpa membuka rongga dada pasien.

Dalam operasi jantung konvensional, dokter membuat sayatan sepanjang 15 cm di tengah tulang dada pasien, sedangkan invasif minimal hanya sekitar 5 cm ke bagian samping dari dada sehingga tidak terlalu sakit. Lewat lubang dimasukkan alat operasi dan kamera. Situasi bagian dalam tubuh pasien ditampilkan lewat layar monitor, sedangkan operasi dilakukan manual.

Dengan bedah invasif minimal komplikasi dapat diminimalkan. Salah satu pembicara, Stephan Jacobs, selaku konsultan bedah jantung Zurich University Hospital mengatakan, dengan sayatan kecil, infeksi pada tulang dada secara dramatik berkurang, rasa sakit juga berkurang, dan penyembuhan lebih cepat sehingga masa tinggal di rumah sakit berkurang 2-3 hari dibanding bedah konvensional. Akibatnya, biaya juga berkurang.

 ”Dalam waktu dua hingga tiga jam mereka sudah bangun kembali. Infeksi pada tulang dada juga bisa dihindari,” ujarnya.

Direktur Pelayanan RSJPD Harapan Kita Ulfah Rahajoe mengatakan, jenis kasus yang bisa ditangani sangat bergantung pada pengalaman dokter bedah jantung bersangkutan. (INE)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau