Yuk Tanam Lengkuas Merah di Taman

Kompas.com - 23/11/2010, 11:51 WIB

KOMPAS.com - Berbunga indah, mudah dipelihara, dan bisa digunakan untuk obat.  Yuk , tanam lengkuas merah di taman rumah Lengkuas merah (Alpinia purpurata ) memang istimewa. Selain dapat mempercantik taman, tanaman cantik ini juga bisa digunakan untuk obat dan bumbu masak. Lengkuas merah termasuk tanaman semak tinggi. Ukurannya bisa mencapai 2m.

Tanaman ini biasa digunakan pada taman bergaya tropis atau gaya bali. Ditanam berkelompok sebagai border  atau dipadukan dengan tanaman lain yang lebih pendek. Daun tanaman lengkuas merah berbentuk memanjang dan berwarna hijau terang. Bunganya berukuran kecil dan berwarna kuning. Terletak diantara seludang daun. Seludang berwarna merah ini termodifikasi membentuk sisik. Bagian ini menjadi daya tarik utama lengkuas merah.

Lengkuas merah tidak membutuhkan pemeliharaan khusus. Tanaman ini menyukai tanah yang gembur dan sinar matahari penuh. Pemupukan cukup dilakukan di awal penanaman, dengan pupuk kandang. Penyiraman cukup dilakukan sekali sehari.

Perbanyakan lengkuas merah secara vegetatif dapat dilakukan dengan pemisahan anakan atau rimpang. Secara generatif perbanyakannya dilakukan dengan biji.

Jika Anda sedang berencana membangun taman, menambah tanaman, atau mungkin mengganti beberapa tanaman lama, Anda mungkin bisa mencoba lengkuas merah. (Tigor C Siahaan/iDEA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau