Atp world tour finals

Kalahkan Murray, Federer ke Semifinal

Kompas.com - 23/11/2010, 22:58 WIB

LONDON, Kompas.com - Roger Federer menyegel tiket semifinal ATP World Tour Finals, yang berlangsung di London. Kemenangan straight set 6-4, 6-2 atas pemain Inggris, Andy Murray, Selasa (23/11/10), membuat pemain nomor dua dunia tersebut melangkah dengan pasti ke babak empat besar turnamen akhir tahun ini, yang menggunakan format round robin.

Kini, Federer memimpin klasemen sementara Grup B, berkat dua kemenangan yang sudah diraihnya. Pada laga perdana yang berlangsung Minggu (21/11/10), petenis Swiss ini juga menang dua game atas pemain Spanyol, David Ferrer, dengan 6-1, 6-4.

Dengan demikian, persaingan untuk memperebutkan satu tiket tersisa dari Grup B ini berlangsung sangat ketat. Murray, yang pada laga perdana menang 6-2, 6-4 atas Robin Soderling, wajib mengalahkan Ferrer pada laga pamungkas nanti, begitu juga dengan Soderling, yang ketika bertemu Federer.

Sedangkan bagi Soderling dan Ferrer, kekalahan pada laga perdana membuat mereka harus bertarung all-out saat saling berhadapan malam ini. Hanya kemenangan yang bisa menghidupkan peluang mereka untuk merebut satu tempat di semifinal.

Federer, yang dalam laga ini membuat 4 ace, 19 winner dan 10 unforced error, bermain sangat meyakinkan untuk mengalahkan salah satu musuh bebuyutannya tersebut. Pada set pertama, dia melakukan break di game kedua, yang menjadi titik awal kesuksesannya meraih kemenangan 6-4. Pasalnya, setelah itu kedua pemain berhasil mempertahankan poin saat memegang servis.

Di set kedua, Federer mengawalinya dengan sangat manis, karena dia berhasil melakukan dua break berturut-turut pada game pertama dan ketiga, untuk memimpin 3-0. Setelah itu, peraih 16 gelar grand slam tersebut tak terbendung lagi hingga meraih kemenangan 6-2 atas Murray, yang melakukan total 4 ace, 1 double fault, 14 winner dan 26 unforced error.

Kemenangan dalam laga yang berdurasi 1 jam 16 menit ini juga membuat Federer membalas dua kekalahan beruntun yang diraihnya pada tahun 2010. Hasil positif ini juga sekaligus memperbaiki rekor pertemuannya atas pemain peringkat lima dunia tersebut menjadi 6-8.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau