Produksi Daihatsu Capai 2 Juta Unit

Kompas.com - 24/11/2010, 11:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak terasa, setelah beroperasi 37 tahun di Indonesia (1973), PT Astra Daihatsu Motor (ADM), produsen mobil merek Daihatsu dan Toyota mencetak rekor produksi ke 2 juta unit. Jumlah tersebut dicapai pada Oktober 2010 lalu.

Perayaan menandai kesuksesan tersebut dilakukan di Assembly plant Daihatsu di Sunter, Jakarta Utara, hari ini (Rabu, 24/11/2010). Hadir dalam cara tersebut Menteri Perindustrian M.S Hidayat, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kojiro Shiojiri, Presiden Direktur ADM Takashi Nomoto, Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi, Kementerian Perindustrian Budi Darmadi dan perusahaan pendukung seperti suplayer, bank, asuransi serta seluruh dealer dan value chain yang terkait.

Jumlah produksi 1 juta unit pertama Daihatsu diraih pada 2005 dalam kurun waktu 32 tahun. Sedangkan 1 juta unit berikutnya hanya membutuhkan waktu 5 tahun ( 2005-2010).

Wakil Presiden Direktur ADM Sudirman Maman Rusdi mengatakan, Indonesia merupakan salah satu negara terpenting bagi Daihatsu. Proses produksi Daihatsu di Indonesia melibatkan 155 perusahaan lokal pemasok komponen level pertama (first tier) dan 850 perusahaan di level kdua (second tier) dengan melibatkan 507.000 tenaga kerja.

"Jumlah 2 juta unit ini bukan sekedar prestasi Daihatsu, tapi juga industri otomotif nasional. Karena, produksi kami melibatkan begitu banyak pihak," ujar Sudirman di sela-sela acara. Kandungan lokal mobil yang diproduksi Daihatsu, lanjut Sudirman, komposisinya 70-80 persen dimulai sejak kolaborasi Toyota-Daihatsu memproduksi Avanza-Xenia pada 2004 silam.

Koichi Ina, Presiden Direktur Daihatsu Motor Company menambahkan, prestasi ADM bisa mencapai produksi 1 juta unit hanya dalam 5 tahun merupakan hal luar biasa. "Saya pribadi mengucapkan terimakasih terhadap seluruh karyawan Daihatsu di Indonesia," sebut Ina.

Pada bagian lain, Ina mengumumkan perubahan direksi di tubuh ADM sejak November ini. Sudirman MR yang wakil presdir, kini menjabat Presiden Direktur ADM. Sedangkan Presiden Direktur ADM Takashi Nomoto menjabat sebagai Komisaris Utama ADM.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau