Bayi Lahir di Aspal Terekam Street View

Kompas.com - 25/11/2010, 14:30 WIB

BERLIN, KOMPAS.com Kelahiran seorang bayi di trotoar jalan di Jerman tampaknya terekam Google Street View. Sebuah foto yang diambil di pinggiran Berlin di daerah Wilmersdorf, sebagaimana dilansir Telegraph, Rabu (24/11/2010), memperlihatkan seorang perempuan tergeletak di jalanan setelah ia, sepertinya, baru saja melahirkan. Sementara itu, seorang pria berlutut di depannya membuai bayi yang baru lahir itu.

Seorang perempuan lain tampak berjongkok, mungkin memberi dukungan kepada ibu baru yang terlihat berbaring di atas handuk itu. Sebuah mobil terlihat diparkir sembarangan di samping mereka di badan jalan dengan pintu terbuka.

Gambar yang diambil di Jalan Hubertusallee telah memicu berbagai spekulasi di blog teknologi. Namun, beberapa pengguna internet berspekulasi bahwa itu mungkin saja hanya lelucon. Seorang pembaca Jerman menulis di situs Gizmodo, "Ada rumah sakit di seberang jalan dan mereka tidak tahu tentang kelahiran yang terjadi tepat di depan pintu mereka. Di rumah yang juga merupakan biro iklan di dekat situ, orang-orang tidak mengetahui peristiwa kelahiran di depan rumah mereka."

Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas gambar tersebut, yang telah diganti Google dengan foto terbaru dari jalan itu. Ini adalah gambar terbaru dalam rangkaian gambar kejadian aneh yang terekam melalui Street View. Awal pekan ini, seorang pria telanjang terlihat naik ke dalam bagasi mobilnya di jalan masuk sebuah rumah di Mannheim, Jerman barat daya.

Agustus lalu, muncul sebuah foto yang tampaknya menunjukkan seorang anak sekolah mati tergeletak di sisi jalan di Worcester, Inggris. Foto itu ternyata seorang anak berusia sepuluh tahun, Azura Beebeejaun, yang lagi berbaring saat bermain dengan teman-temannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau