Tsunami mentawai

Korban Tsunami Mentawai Alami Gizi Buruk

Kompas.com - 26/11/2010, 22:19 WIB

PADANG, KOMPAS.com - Satu dari dua orang korban tsunami terjadi di Kabupaten Kepulauan Mentawai mengalami gizi buruk dan dirujuk ke Rumah Sakit M.Jamil Padang.

"Korban yang mengalami gizi buruk yakni, Gregorius (3) warga Desa Malakopak, Kabupaten Kepuluan Mentawai," kata Humas Rumah Sakit M.Jamil Padang, Gustafianof, di Padang, Jumat (26/11/2010).

Menurutnya, satu orang lagi bernama Lorenza (10) warga Desa Malakokap, Kecamatan Padang Selatan Kabupaten Mentawai, mengalami diare dan demam serta muntah-muntah.

"Dua korban tsunami ini dirujuk ke Rumah Sakit M.Jamil Padang pada Senin, didampingi tim dokter dari Sikakap, Kabupaten Mentawai," katanya.

Saat ini dua orang korban tsunami berada dbagian Anak rumah Sakit M.Jamil untuk mendapatkan perawatan secara intensif.

"Sekarang ini pihak rumah sakit sedang melakukan pemeriksaan secara intensif oleh dokter di ruang Anak terhadap korban tsunami tersebut," katanya.

Satu orang korban tsunami yang dirawat Rumah Sakit M.Jamil Padang diizinkan pulang kesehatannya sudah sembuh.

"Pasien yang akan diizinkan pulang yakni Mariyus (41) kesehatannya sudah sembuh," katanya.

Pihak rumah sakit M. Jamil Padang, mau memboleh pasien pulang setelah mendapatkan diizinkan dari Dinas Kesehatan.

"Saat ini rumah sakit M.Jamil Padang merawat 14 orang korban tsunami yang terjadi di Kabupaten Mentawai," katanya.

Tempat terpisah, Direktur Umum, SDM dan Pendidikan RSUP M Djamil Padang, Irayanti, mengatakan, pihaknya berupaya memberi penanganan khusus bagi pasien yang mengalami gizi buruk.

"Berat badan Gregorius sekitar 6 Kg. Padahal anak seumur itu berat idealnya sudah 10 Kg dan berjalan pun dia belum bisa," katanya.

Dia menambahkan, disamping itu kaki Gregorius terlihat kecil dan perut sedikit membesar, gejala yang ia miliki memang pertanda gizi buruk.

"Kita akan rawat khusus Gregorius di rumah sakit M. Jamil Padang, korban tsunami yang menderita gizi buruk tersebut," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau