Seandainya Hengkang, Rooney Ogah ke City

Kompas.com - 27/11/2010, 00:39 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com - Penyerang Manchester United, Wayne Rooney, tak menampik pernah berpikir hengkang dari Old Traford. Menurutnya, saat itu ia berpikir soal Barcelona atau Real Madrid, dan bukan Manchester City.

Masa depan Rooney di Old Trafford sempat berpolemik akibat negosiasi perpanjangan kontrak yang alot. Menurut pemberitaan di Inggris, selain karena uang, Rooney juga mempertimbangkan hengkang karena menilai MU tak cukup kompetitif.

Mantan penyerang Everton itu kemudian dikaitkan dengan klub-klub besar Eropa seperti Barcelona, Real Madrid, dan Manchester City. "The Citizens" disebut media-media Inggris menjadi klub yang paling petensial mendapatkan Rooney, mengingat kekuatan finansial yang dimilikinya.

Namun akhirnya, Rooney memilih bertahan usai menandatangani kontrak selama lima musim dengan nilai gaji sebesar 200.000-250.000 poundsterling atau sekitar Rp 2,5-3,1 miliar per pekan pada awal Oktober lalu.   

"Setiap orang pasti mengatakan bahwa aku akan ke Manchester City. Percayalah, jika hengkang, aku tidak akan bermain di Inggris," tegas Rooney. 

"Tapi, aku membuat sesuatu yang jelas. Sejak aku menandatangani kontrak dengan United, aku berkomitmen kepada klub ini dalam waktu yang lama. Aku ingin sukses bersama klub ini. Aku telah berbicara dengan manajer dan David Gill. Tentunya, mereka menginginkanku untuk tetap bertahan," tukasnya. (MIR)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau