Ancelotti Dipecat, Guardiola Diangkat

Kompas.com - 29/11/2010, 00:01 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Chelsea disebut Daily Mail merancang konspirasi untuk memecat pelatih Carlo Ancelotti akhir musim ini. Menurut mereka, sementara skenario berjalan, Chelsea mempertimbangkan sejumlah kandidat, termasuk pelatih Barcelona, Josep "Pep" Guardiola.

Ancelotti direkrut Chelsea akhir musim 2008-2009. Pada musim pertama, ia sukses memberikan gelar Premier League kepada "The Blues".

Awal musim ini, performa Ancelotti membuat Chelsea tampak sangat berpeluang mempertahankan gelar. Pada dua laga perdana Premier League, mereka membukukan rekor memasukkan-kemasukan 12-0.

Namun, akhir-akhir ini, performa mereka menurun. Dalam lima laga Premier League terakhir, Chelsea hanya sekali meraih kemenangan. Akibat itu, mereka duduk di posisi kedua klasemen dengan 29 poin, atau kalah dua angka dari Manchester United.

Menurut Daily Mail, pencapaian Chelsea sejauh ini tak memuaskan pemilik Chelsea, Roman Abramovic. Namun, Abramovic disebut enggan memberikan teguran atau ancaman langsung kepada Ancelotti.

Abramovic melakukan perubahan dengan menggusur orang-orang yang dekat dengan Ancelotti, yang dimulai dengan memecat asisten Ancelotti, Ray Wilkins dua pekan lalu dan kemudian Direktur Olahraga Chelsea, Frank Arnesen sudah menyatakan akan meninggalkan jabatannya akhir musim ini.

Abramovic kemudian disebut mencoba merayu mantan Direktur Olahraga Barcelona, Txiki Begiristain. Sumber Telegraph yang dekat dengan Begiristain mengatakan bahwa Chelsea sudah mengirimkan perwakilan untuk membicarakan kemungkinan kerja sama.

Sementara berusaha menggaet Begiristain, Chelsea juga disebut melobi Guardiola, yang pernah bekerja sama dengan Begiristain dan sukses membawa Barcelona menutup 2009 dengan enam gelar.

Pep sendiri adalah sasaran potensial bagi Chelsea. Selain karena kontraknya akan habis akhir musim ini, menurut media Spanyol, ia juga kurang nyaman bekerja di bawah Presiden Sandro Rosell.

Jika betul begitu dan Guardiola menerima lamaran Chelsea, Ancelotti-lah yang harus angkat kaki.

Namun, sejauh ini, baik Chelsea dan Ancelotti membantah pemberitaan tersebut. (DM/TEL)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau