Rama-Ari, Calon Komodo Baru Ragunan

Kompas.com - 29/11/2010, 15:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Perkenalkan, Rama dan Adil Fitri. Mereka adalah telur Komodo koleksi Taman Margasatwa Ragunan atau lebih dikenal dengan Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan.

Dr Sapta Nirwandar, Dirjen Pemasaran Kemenbudpar sekaligus Inisiator Kampanye Taman Nasional Komodo memberikan nama Rama pada telur jantan dan Adil Fitri (disingkat Ari) pada telur betina, dalam acara perkenalan inkubator yang dibuat secara swadaya oleh perawat komodo di Kebun Binatang Ragunan, Minggu (28/11/2010). Menurut Sapta, nama-nama tersebut dipilih karena dirinya diminta memberi nama saat bulan Ramadhan.

Telur-telur ini merupakan dua di antara 90 telur yang berada di inkubator. Inkubator tersebut merupakan inkubator pertama untuk Komodo di Kebun Binatang Ragunan. Selain Sapta, tampak hadir pula Esthy Reko Astuty selaku Official Supporting Committee New7Wonders dan Zeby Febrina, pegiat Komodo.

Menurut Zeby, inkubator ini dibuat karena banyaknya telur Komodo di Kebun Binatang Ragunan yang membusuk. Komodo yang bertelur akan menyimpan telurnya di pasir putih. Hujan turun di Jakarta yang sering terjadi belakangan ini penyebab telur-telur membusuk. Inkubator ini dibuat secara sederhana berdasarkan gagasan bersama antara Zeby dan para perawat Komodo Kebun Binatang Ragunan.

Setelah melihat-lihat inkubator, rombongan pun melihat pemberian makanan pada Komodo koleksi Kebun Binatang Ragunan. Komodo-Komodo ini merupakan salah satu daya tarik pengunjung Kebun Binatang Ragunan baik wisatawan domestik maupun wisatawan asing.

Sukedi Saleh, koordinator perawatan Komodo Kebun Binatang Ragunan, menuturkan para wisatawan asing ini tertarik dengan Komodo karena ingin melihat keturunan dari Dinosaurus.

Sapta berharap telur-telur ini akan menetas pada Maret 2011. Menurut Sapta, pemerintah menetapkan tahun 2011 sebagai tahun kunjungan Komodo.

Pulau Komodo hingga saat ini bersaing ketat dengan finalis lainnya untuk memperebutkan salah satu dari tujuh keajaiban dunia kategori alam. Pengumuman pemenang akan diumumkan pada 11 November 2011. Siapa pun bisa ikut vote dengan mengunjungi www.new7wonders.com.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau