Ronaldo-Messi dalam Posisi 69

Kompas.com - 30/11/2010, 07:48 WIB

BARCELONA, KOMPAS.com — Jika partai "El Clasico" antara Barcelona dan Real Madrid juga menjadi ajang pertarungan kebintangan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, maka mereka dalam posisi 69. Maksudnya, KOMPAS.com memberi nilai 6 kepada Ronaldo dan 9 kepada Messi.

Secara umum, pengaruh kebintangan Ronaldo tak terlalu maksimal pada pertandingan di Stadion Camp Nou, Senin atau Selasa (30/11/2010) dini hari WIB, itu. Sebaliknya, Messi memberi pengaruh besar atas kemenangan besar bagi Barcelona, yakni 5-0. Setidaknya, dalam pertandingan itu, Messi pantas dinilai lebih.

Dari segi mental, Messi lebih mapan dan tenang, sementara Ronaldo tampak mudah tersulut emosi. Kartu kuning yang dia terima menunjukkan betapa dia tak bisa mengontrol emosinya. Apalagi, dia kemudian melakukan tindakan tak terpuji dengan mendorong Pelatih Barcelona Pep Guardiola.

Efek permainan kedua tim juga berbeda. Keduanya sama-sama dikawal ketat. Namun, Messi masih lebih sering membahayakan lawan. Bahkan, dia pula yang mengawali jatuhnya mental Madrid ketika di menit ke-6 sontekannya nyaris menghasilkan gol. Sayang, bola membentur tiang. Akan tetapi, sejak itu Madrid semakin panik dan tiga menit kemudian kebobolan oleh gol Xavi Hernandez.

Sebaliknya, Ronaldo tampak kesulitan lepas dari kawalan dan mengatasi situasi. Dia mencoba mengeksploitasi keterampilannya, tetapi kurang mampu menghidupkan permainan timnya. Bahkan, gerakan dan tendangan Ronaldo lebih sering mubazir.

Umpan-umpan Messi juga jauh lebih bahaya. Dia bahkan membuat dua assist atas dua gol David Villa pada menit ke-55 dan 58. Secara keseluruhan Messi menjadi teror bahaya buat Madrid.

Sebaliknya, Ronaldo kurang mampu mengkreasi permainan. Sekali dia membuat umpan silang manis ke arah Karim Benzema. Akan tetapi, setelah itu dia mudah dimatikan dan diprovokasi lawan.

Perilaku keduanya juga berbeda. Messi lebih tenang dan tak mudah terpancing melakukan hal-hal negatif meski beberapa kali dipancing pemain lawan dengan penjegalan keras. Ronaldo beberapa kali terpancing dan paling parah mendorong Guardiola.

Soal ide, Messi bisa dikatakan lebih kaya daripada Ronaldo. Gerakan dan umpan Messi menunjukkan bahwa dia punya banyak ide. Dalam keadaan tertekan, dia masih bisa berkelit kemudian mengirim bola bahaya.

Sementara Ronaldo tidak seperti biasanya. Dia sering kehabisan ide dalam kondisi tertekan. Sampai-sampai, dia keliru mengumpan saat Mesut Oezil sudah membuka ruang.

Keduanya memang sama-sama tak mencetak gol. Akan tetapi, Messi bisa dikatakan lebih sukses dalam pertandingan itu daripada Ronaldo. Bahkan, jika harus dinilai dengan angka dari semua aspek, Ronaldo rasanya pantas mendapat nilai 6 dan Messi 9.

Maka, jika pertandingan itu tak ubahnya persaingan Ronaldo dan Messi, maka posisi mereka 69. Mungkin, satu-satunya kekalahan Messi dari Ronaldo pada pentas di Camp Nou itu soal kegantengan, meski itu juga relatif.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau