Data iom

Imigran Internasional Capai 214 Juta

Kompas.com - 30/11/2010, 11:06 WIB

JENEWA, KOMPAS.com — Jumlah imigran internasional dapat meningkat 68 persen menjadi 405 juta tahun 2050, kata Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), Senin, yang menyebutkan bahwa ekonomi-ekonomi yang sedang muncul di Asia, Afrika, dan Amerika Latin akan menjadi tujuan penting imigran.

"Ada jauh lebih banyak imigran internasional di dunia sekarang ini ketimbang yang pernah tercatat sebelumnya, yaitu 214 juta," kata IOM dalam laporan tahunannya. "Jika penduduk imigran terus meningkat dengan peningkatan yang sama seperti pada 20 tahun terakhir, persediaan imigran internasional di seluruh dunia pada tahun 2050 dapat mencapai sebanyak 405 juta," tambah badan antar-pemerintah itu.

Badan itu menyebutkan, alasan penting bagi peningkatan imigran adalah pertumbuhan signifikan dalam angkatan kerja di negara-negara berkembang ketika penduduk di negara-negara maju sudah lanjut usia. "Ketidakseimbangan demografis antara negara-negara maju dan negara-negara berkembang telah diprediksi akan meningkat pada waktu dekat ini," kata laporan itu.

Pada 2025 orang-orang muda yang memasuki angkatan kerja di negara-negara berkembang akan melampaui angkatan kerja total sekarang ini di negara-negara industri, kata IOM. Ekonomi-ekonomi yang tumbuh dengan cepat di Asia, Afrika, dan Amerika Latin itu menjadi semakin populer sebagai negara-negara tujuan pekerja imigran, jelasnya.

Hal itu tidak hanya menekankan kepentingan yang bertambah pada gerakan imigrasi selatan-selatan, tetapi juga kebutuhan akan investasi lagi dalam manajemen imigrasi di kawasan itu. Amerika Serikat, bagaimanapun, tetap menjadi tujuan utama bagi imigran, dengan 42,8 juta orang pada 2010, sekitar 20 persen dari jumlah imigran di seluruh dunia.

Menurut IOM, negara lainnya dengan penduduk kelahiran asing yang tinggi mencakup Rusia, Jerman, Arab Saudi, Kanada, Inggris, Spanyol, India, dan Ukraina.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau