JAKARTA, KOMPAS.com — Arus lalu lintas yang dilalui proyek pembangunan jalan layang non-tol Kampung Melayu-Tanah Abang dan Antasari-Blok M akan tetap dibuka selama proyek berjalan. Namun, pengendara kendaraan diimbau untuk tidak melewati jalan tersebut agar tidak terjadi penumpukan arus lalu lintas.
Kepala Bidang Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) DKI Jakarta Novizal mengatakan, pihaknya telah menyiapkan manajemen lalu lintas selama pengerjaan dua jalan layang tersebut.
"Kami tidak akan menutup jalur tersebut, tapi kami mengimbau masyarakat menggunakan jalur lain, misalnya, lewat Jalan Ampera Raya," kata Novizal ketika ditemui Kompas.com di kantornya, Selasa (30/11/2010) pagi.
Di ruas Jalan Pangeran Antasari-Blok M, kata Novizal, pembangunan fondasi jalan layang akan dilakukan malam hari mulai pukul 21.00 hingga 05.00 keesokan harinya. Fondasi jalan ini akan menyita satu lajur jalan, khususnya lajur timur dan barat sepanjang Jalan Pangeran Antasari hingga Jalan Prapanca.
Khusus di atas Jalan Iskandarsyah, jalan layang akan dibangun di atas tiang-tiang yang ditempatkan di median jalan. Proses pembuatan fondasi ini akan memakan dua lajur paling tengah dari enam lajur (dua jalur, dua arah) yang tersedia.
"Di Iskandarsyah ini fondasinya bisa dibangun siang atau malam hari," ujar Novizal.
Pembangunan jalan layang Jalan Casablanca-Jalan KH Mas Mansyur akan dilakukan di median jalan. Novizal memperkirakan akan terjadi penyempitan arus kendaraan karena satu lajur di kanan dan kiri median jalan akan digunakan untuk lalu lintas kendaraan proyek.
"Karena dibangun di tengah, pengerjaannya tidak harus malam hari, tapi jalur akan tetap dibuka," katanya seraya tetap mengimbau agar pengguna jalan menghindari jalur di lokasi proyek.
Novizal belum dapat memastikan kapan pengerjaan fondasi akan dimulai. Saat ini para kontraktor sudah memulai pendataan lokasi. Pengerjaan fondasi akan segera dilakukan jika kondisi tanah di bawah jalan tidak terhambat oleh utilitas. Lama pengerjaan fondasi diperkirakan mencapai 10 bulan, sedangkan jalan layang diperkirakan selesai pertengahan 2012.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang