JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir Kanal Timur (BKT) akan lebih bagus apabila bangunan di sekitar saluran pengendali banjir kawasan timur dan utara Jakarta itu ditata lebih baik dan dilengkapi fasilitas umum. Namun, jangan sampai terkesan kumuh dan kotor.
"Kalau saluran ini bagus, kita bisa berperahuria sehingga ada wisata air berwisata di sini," kata Menteri Pekerjaan Umum RI Djoko Kirmanto, saat memberikan kata sambutan Kegiatan Penanaman Pohon dalam peringatan Hari Bhakti PU ke-65 Tahun 2010 di BKT Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (30/11/2010).
Bahkan, dia mengizinkan bagian lurus dari BKT untuk olahraga air. "Saya izinkan saluran (BKT) yang lurus untuk latihan dayung. Ada sekitar dua kilometer, kalau tidak salah," ungkap dia.
Djoko mengatakan, khusus saluran BKT yang tampak berbentuk danau, perlu dibangun sejumlah bangunan pendukung, seperti warung makan, sehingga masyarakat bisa menikmati pemandangan BKT.
Pemerintah, kata Djoko, senang dengan kegiatan penanaman pohon dan pembuatan taman karena sejak desain awal, inisiatif itu memang sudah ada. BKT yang pada Desember 2009 sudah berfungsi mengalirkan air dari berbagai sungai ke Laut Jawa diperkirakan akan selesai sempurna pada 2011 sesuai profil desainnya.
"Alasan akan sempurna tahun depan karena ada bagian dari BKT yang lebarnya masih belum sesuai rencana. Semoga selesai tepat waktu," kata Djoko Kirmanto.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang