JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Mas Achmad Santosa, menyangkal adanya kabar rekaman terdakwa kasus mafia pajak, Gayus HP Tambunan, dengan anggota Satgas. Ia mengaku, rekaman yang dimaksud adalah rekaman di Bina Graha, bukan di Singapura.
"Tidak ada rekaman. Kami tidak ada rekaman di Singapura yang ada pertemuan di Bina Graha," ucap anggota Satgas yang akrab dipanggil Ota tersebut, Selasa (30/11/2010) di Kejaksaan Agung, Jakarta.
Ia melanjutkan, rekaman tersebut juga sudah disampaikan ke pengadilan. Pada Senin (29/11/2010) kemarin, dalam sidang Gayus HP Tambunan diperdengarkan rekaman antara Gayus dan Satgas. Rekaman tersebut terdiri dari tiga bagian. Namun, saat diputar, rekaman berdurasi lima jam itu tidak terdengar jelas dan akhirnya akan kembali diperdengarkan pekan depan.
Sebelumnya, Satgas mengaku pernah tiga kali bertemu dengan Gayus Tambunan sebelum Gayus pergi ke Singapura. Ada bukti rekaman pembicaraan. Di dalam rekaman tersebut ada pembicaraan tentang perkara yang dibuka mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji dan soal asal-muasal uang Gayus.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang