Sony dan Simon Tidak Boleh Pergi

Kompas.com - 01/12/2010, 08:58 WIB

JAKARTA, Kompas.com — Dua tunggal putra andalan pelatnas Cipayung, Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso, batal tampil dalam turnamen super series terakhir tahun ini di Hongkong Terbuka yang berlangsung 6-12 Desember 2010, untuk memperbaiki performa mereka.

"Tidak apa-apa. Latihan dulu saja agar permainan dan daya tahan meningkat," kata Sony di Jakarta, Rabu (1/12/2010), saat ditanya alasan batal berangkat ke Hongkong, turnamen terakhir dari 12 rangkaian super series itu.
   
Sony tampil buruk pada nomor perseorangan Asian Games saat disingkirkan pada putaran pertama oleh pemain Taiwan, Chen Chou Tien.
   
Simon juga membenarkan kabar bahwa ia tidak akan ambil bagian dalam turnamen berhadiah 250.000 dollar AS tersebut. "Saya tidak berangkat," kata Simon, yang tidak menjelaskan lebih jauh penyebab pembatalan tersebut meskipun namanya sudah terdaftar sebagai peserta dan masuk dalam undian pertandingan yang dilaksanakan 23 November lalu.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB PBSI Lius Pongoh yang dihubungi terpisah menjelaskan bahwa pemain-pemain yang penampilannya kurang maksimal pada Asian Games yang baru lalu di Guangzhou, China, untuk sementara tidak akan diikutsertakan dalam turnamen.

"Di Guangzhou saya sudah kumpulkan pelatih tunggal putri, tunggal putra, dan ganda putri agar atlet yang penampilannya kurang maksimal di-grounded sementara agar ke depan lebih baik lagi," jelas Lius kepada Antara.

Berdasarkan undian turnamen Hongkong Super Series, Simon dijadwalkan bertemu pemain Korea, Park Sung-hwan, pada putaran pertama di Queen Elizabeth Stadium.

Park adalah pemain yang mengalahkan Taufik Hidayat pada Asian Games, tetapi kalah di semifinal oleh pemain China, Lin Dan, yang akhirnya menjadi juara.

Sementara Sony dijadwalkan mengawali turnamen tersebut dengan melawan Hsueh Hsuan Yi dari Taiwan.
 
Selain Sony dan Simon, pemain pelatnas lain yang kemungkinan tidak ambil bagian di Hongkong adalah Maria Febe Kusumastuti, Adriyanti Firdasari, dan pasangan Shendy Puspa Irawati/Nitya Krishinda.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau