Kendari

Rumah Sakit Gratis, Khusus Sakit Jiwa

Kompas.com - 01/12/2010, 23:39 WIB

KENDARI, KOMPAS.com — Jumlah pasien di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, dalam tiga bulan terakhir terus menurun menyusul peningkatan pelayanan kesehatan terhadap pasiennya.

"Saat ini jumlah pasien inap di rumah sakit jiwa masih 187 orang. Tiga bulan sebelumnya jumlah pasien mencapai 218 orang," kata Direktur RSJ Kendari H Sumardin di Kendari, Rabu (1/12/2010).

Menurut Sumardin, semua pasien yang dirawat di RSJ Kendari dibebaskan dari segala biaya, baik biaya obat maupun ruang inap.

Seluruh biaya pasien, kata dia, sudah ditanggung pemerintah pusat melalui Jamkesmas dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui pengobatan gratis Bahteramas.

"Melalui kedua program itu, seluruh biaya pengobatan pasien sudah ditanggung pemerintah," kata Sumardin tanpa merinci alokasi anggaran dari tiap-tiap program pembiayaan itu.

Sumardin mengatakan, jika ada pasien yang masuk tengah malam pada saat apotek rumah sakit sudah tutup, maka keluarga pasien boleh membeli obat di luar rumah sakit.

Harga pembelian obat tersebut, kata dia, akan diganti oleh pihak pengelola rumah sakit dengan cara memperlihatkan kuitansi pembelian obat dari apotek.

"Pokoknya, kami berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien dengan harapan mereka bisa segera mendapatkan kesembuhan," katanya. 

Menurut Sumardin, RSJ Kendari tidak hanya melayani pasien yang mengalami gangguan kejiwaan, tetapi juga melayani pasien umum, terutama jenis penyakit tertentu.

"Pasien umum juga tidak dikenakan biaya apa-apa. Semua biaya pengobatan digratiskan," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau